Dato Seri Tahir bersama Bill Gates bersatu gelontorkan dana untuk kemanusiaan. Foto: Yohana Margaretha
Dato Seri Tahir bersama Bill Gates bersatu gelontorkan dana untuk kemanusiaan. Foto: Yohana Margaretha

Tahir dan Bill Gates Bergabung Gelontorkan Dana untuk Kemanusiaan

Internasional bill gates Dato Seri Tahir
Yohana Margaretha • 10 Oktober 2019 14:18
Lyon: Dua filantrofi dunia Dato Seri Tahir dan Bill Gates gelar pertemuan tertutup di tengah perhelatan konferensi ke-6 Global Fund berlangsung di Lyon, Prancis pada 9-10 Oktober 2019.
 
Pertemuan dilakukan Rabu 9 Oktober waktu setempat di Crowne Plaza, Lyon. Keduanya miliuner ini membahas bantuan untuk penderita HIV/AIDS, malaria, tuberkolosis (TBC) lewat Global Fund.
 
"Poin saya Global Fund itu bantu Indonesia," ujar Tahir di Lyon, Rabu, 9 Oktober 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Tahir, kerja sama Tahir Foundation dengan Bill dan Melinda Gates Foundation menjadi sebuah percontohan kerjasama antar anak bangsa yang positif dan produktif. Pola kerjasamanya adalah ketika keduanya sepakat mengalokasikan dana sosial dengan nilai tertentu, maka 75 persen dari proyek sosial tersebut untuk Indonesia.
 
Salah satu program yang digadang-gadang akan ditindaklanjuti adalah program keluarga berencana atau ’family planning’ yang sukses diterapkan Bill and Melinda Gates Foundation di India, Pakistan dan Afrika.
 
Tahir dan Bill Gates Bergabung Gelontorkan Dana untuk Kemanusiaan
Tahir bersama Bill Gates bertemu di Lyon, Prancis. Foto: Yohana Margaretha
 
Selain agenda pertemuan tertutup dengan Bill Gates, dalam konferensi Global Fund kali ini, donator individual terbesar Dunia untuk Global Fund, Dato Seri Tahir juga menggelontorkan sebagian dari hartanya senilai USD30 juta atau sekitar Rp420 miliar ke Global Fund untuk perangi HIV/AIDS, TBC, dan Malaria.
 
Dengan sumbangan ini menjadikan Tahir Foundation Yayasan terbesar kedua setelah Bill & Melinda Gates Foundation. Di tahun 2018, program-program Global Fund di Indonesia telah membantu 108.000 orang untuk bisa mendapatkan pengobatan HIV, 440.000 orang pengobatan TBC, dan bantuan 86.500 kelambu.
 
Berdasarkan data tersebut, sejak 2002 Global Fund telah menyelamatkan 32 juta jiwa di seluruh dunia. "Komitmen yang dibuat hari ini akan membantu memastikan bahwa program-program Global Fund terus membangun masa depan yang lebih sehat dan lebih produktif bagi masyarakat Indonesia dan jutaan orang lainnya di seluruh dunia," ujarnya.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif