medcom.id, Berlin: Hubungan Jerman dan Amerika Serikat (AS) sempat terganggu oleh laporan penyadapan yang dilakukan oleh AS terhadap Kanselir Jerman Angela Merkel. Namun penyadapan itu tak terbukti.
Masalah penyadapan ini menguak setelah ada laporan dari bocoran intelijen mantan karyawan National Security Agency (NSA) Edward Snowden. Laporan itu menegaskan bahwa AS melakukan penyadapan elektronik di Jerman.
Namun lewat penyelidikan yang berlangsung sejak Juni 2014, terungkap bahwa penyadapan itu tidak pernah terjadi.
"Untuk saat ini, tidak ada bukti yang berujung pada penyadapan telepon Kanselir Jerman Angela Merkel," ujar Jaksa Penuntut Umum Harald Range, seperti dikutip The New York Times, Jumat (12/12/2014).
Dengan adanya penegasan dari Range, membuktikan bahwa upaya pengumpulan data dari telepon seluler Merkel oleh NSA, tidak pernah terjadi.
Kabar mengenai penyadapan oleh NSA itu menggemparkan dunia. NSA dituduh melakukan penyadapan terhadap sekira 36 kepala negara dan pemimpin pemerintah.
Akibat penguakan dari Snowden, NSA pun diminta untuk direformasi oleh Presiden Barack Obama.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan