Stasiun di Malmo, tempat seorang pria mengancam meledakkan bom. (Foto: AFP)
Stasiun di Malmo, tempat seorang pria mengancam meledakkan bom. (Foto: AFP)

Mengaku Bawa Bom, Polisi Swedia Tembak Satu Pria

Sonya Michaella • 11 Juni 2019 18:39
Stockholm: Aparat kepolisian di Malmo, Swedia, menembak seorang pria di stasiun kereta akibat mengaku memiliki bom dan akan meledakkannya.
 
Penembakan itu terjadi tak lama usai sang pria bertindak brutal dan mengeluarkan ancaman ledakan di stasiun kereta. Insiden ini terjadi sekitar pukul 10.00 pagi waktu setempat, kemarin.
 
Dilansir dari AFP, Selasa 11 Juni 2019, beberapa saksi mengatakan ia melempar sebuah tas olahraga ke tanah dan berteriak bahwa dia memiliki bom.

"Ketika didekati polisi, ia bersikap mengancam. Situasi seperti ini mengharuskan polisi menembak tersangka," sebut pernyataan dari Kepolisian Malmo.
 
Akibat ditembak polisi, pria tersebut terluka dan dibawa ke rumah sakit sementara diberlakukan evakuasi darurat di stasiun. Operasional kereta api juga terpaksa ditangguhkan untuk sementara
 
Dalam pencarian di lokasi, tidak ditemukan bahan peledak satu pun seperti yang dikatakan tersangka. Hingga saat ini, belum ditentukan apakah insiden ini termasuk insiden terorisme.
 
Kepolisian Malmo mengatakan akan mengerahkan sejumlah petugasnya di tempat-tempat umum terutama di stasiun kereta api dan halte bus usai kejadian ini. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WIL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan