Jet tempur Sukho SU-35 milik Angkatan Udara Rusia. Foto: AFP.
Jet tempur Sukho SU-35 milik Angkatan Udara Rusia. Foto: AFP.

Baku Hantam Jet Tempur Rusia dengan NATO di Udara

Internasional nato rusia
Arpan Rahman • 14 Agustus 2019 17:08
Moskow: Jet tempur Rusia mengejar sebuah pesawat NATO setelah mendekati pesawat yang ditumpangi Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu.
 
Menhan Shoigu sedang melakukan perjalanan di atas laut Baltik pada Selasa ketika jet NATO F-18 berusaha mendekati pesawat.
 
Dekatnya jarak kedua pesawat membuat salah satu dari dua jet tempur SU-27 Rusia yang mengawal Shoigu untuk mengeceknya. NATO mengatakan jet mereka mendekati pesawat Rusia untuk mengidentifikasinya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menteri Shoigu kembali ke Moskow dari wilayah Baltik Rusia, Kaliningrad, yang berbatasan dengan Polandia dan Lithuania, dan membawa seorang reporter TASS di pesawat itu. TASS kemudian melaporkan peristiwa tersebut.
 
Jet yang mendekati pesawat itu dilaporkan jet Spanyol F-18 yang berbasis di Lithuania. Video dari insiden yang diperlihatkan di media pemerintah Rusia menunjukkan sebuah jet Rusia menukik tajam ke kiri ke arah pesawat NATO, memaksanya membelok ke kiri sendiri.
 
Menanggapi insiden itu, seorang pejabat NATO berkata: "Sebuah pesawat Rusia, dikawal sedikitnya satu jet tempur Rusia, terlacak di atas Laut Baltik sebelumnya hari ini.
 
"Jet dari misi Pengawasan Udara Baltik NATO bergegas mengidentifikasi pesawat yang terbang dekat dengan wilayah udara Sekutu," katanya, dikutip dari Express, Rabu, 14 Agustus 2019.
 
"Setelah identifikasi pesawat dilakukan, jet NATO kembali ke pangkalan. NATO tidak memiliki informasi mengenai siapa yang ada di dalamnya," cetusnya.
 
Komandan militer Barat dalam siaga tinggi, beberapa pekan terakhir, menyusul latihan militer besar-besaran Moskow di Eropa Timur. Moskow menyumbangkan enam jet tempur MiG-29, 30 tank tempur, dan 30 kendaraan pengintai lapis baja kepada militer Serbia.
 
Militer Rusia terus terbang semakin dekat dengan wilayah udara Estonia, yang menimbulkan kekhawatiran bahwa kedaulatan sekutu NATO sudah dilanggar.
 
Jet-jet Inggris berbasis di Estonia sebagai bagian dari misi kepolisian udara NATO selama empat bulan di wilayah Baltik dan baru-baru ini mencegat pesawat Rusia.
 
Pekan lalu, jet RAF Tycoon Inggris mencegat sebuah pesawat pengebom "Bear" TU-95 dari Moskow dan dua jet "Flanker" SU-30 setelah mereka terlihat menuju ke wilayah udara Estonia.
 
Sebelum itu, sebuah pesawat angkut Rusia Antonov AN-26 "Curl" dicegat. Seorang pilot Tycoon berucap: "Kami bergegas mencegat sebuah pesawat Rusia AN-26 yang melaju ke barat dekat wilayah udara Estonia."
 
"Setelah selesai dengan tugas ini, tugas kedua dimulai untuk mencegat sebuah armada yang beroperasi di selatan dekat wilayah udara Lithuania. Pesawat yang transit di wilayah Baltik ini tidak memiliki rencana penerbangan yang diizinkan atau berkomunikasi dengan Air Traffic Control," serunya.
 
Selain melakukan latihan udara, pasukan Rusia dilaporkan melakukan latihan angkatan laut yang luas di Laut Baltik. Moskow memblokir lima zona luas perairan buat melakukan latihan yang melibatkan lebih dari 4.000 personel dan 20 kapal perang mematikan.
 
Kapal-kapal akan berlatih perang anti-kapal selam serta menembaki target udara dan laut. Ahli strategi Rusia memandang Laut Hitam dan Baltik sebagai pijakan strategis utama di Eropa.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif