medcom.id, Diyarbakir: Dua tentara Turki terbunuh dalam bentrokan dengan terduga kelompok penyelundup di perbatasan Suriah. Saat ini, Turki menghadapi tekanan internasional untuk mengatur akses negaranya yang kerap digunakan pejuang asing untuk pergi ke wilayah konflik, semisal Suriah.
Perjuangan Turki untuk mengatur pergerakan pejuang di wilayah seluas 900 kilometer semakin sulit. Pasalnya, saat ini negara tetangga Suriah sedang dilanda perang.
Penyelundupan juga menjadi masalah serius, karena harga bahan bakar dan gula di Turki relatif tinggi. Kondisi ini membuat pasar gelap bermunculan, yang sebagian besar keuntungannya mengalir ke wilayah yang dikuasai pemberontak atau militan.
Tadi malam, kelompok patroli militer Turki menghadapi sebuah grup penyelundup yang berusaha menyeberang dari Suriah ke distrik Ceylanpinar, Turki. Bentrokan pun terjadi.
"Ada dua tentara terbunuh dan satunya lagi terluka. Grup penyelundup juga mengalami korban yang cukup banyak," ucap seorang pejabat lokal Turki, seperti dilansir Reuters, Selasa (22/7/2014).
Saat ini Turki menampung sekitar satu juta pengungsi Suriah, yang sebagian besarnya tinggal di sejumlah kamp di wilayah perbatasan.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan