Bentrok Pecah dalam Demo Harga BBM di Paris
Ratusan hingga ribuan demonstran bentrok dengan polisi di Champ-Elysees, Paris, Prancis, 1 Desember 2018. (Foto: AFP/LUCAS BARIOULET)
Paris: Polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan demonstran yang berusaha menghancurkan barikade di area Champs-Elysees di Paris, Prancis, Sabtu 1 Desember 2018. Bentrokan terjadi dalam unjuk rasa terbaru ratusan orang yang memprotes penaikan harga bahan bakar minyak.

Bentrokan terjadi tak lama usai para demonstran, yang kompak mengenakan rompi berwarna kuning, berkumpul di dekat Arc de Triomphe di area Champ-Elysees. Dekorasi natal di deretan toko di Champ-Elysees terlihat kontras dengan barikade serta meriam air yang disiapkan polisi.

Beberapa aparat, mengenai baju pelindung lengkap, dilempari cat berwarna kuning serta batu yang dilontarkan dari ketapel. Otoritas setempat mengatakan bentrokan terjadi karena adanya sejumlah provokator.


Baca: Macron Kesal Penentang Kenaikan BBM Serang Polisi

Menteri Dalam Negeri Prancis Christophe Castaner mengatakan ada 200 demonstran "damai" di Champ-Elysees. Namun ada juga sekitar "1.500 provokator di luar perimeter polisi yang datang untuk bentrok."

"Sebanyak 39 orang telah ditangkap dalam bentrokan ini," ucap Castaner di akun Twitter, seperti dikutip dari kantor berita AFP.

Deretan bank, toko minuman dan kafe beramai-ramai menutup operasional karena khawatir terkena imbas bentrok. Aroma tidak sedap dari gas air mata dan sampah yang dibakar memenuhi area Champ-Elysees.

Sejumlah pedemo mengenakan topeng, sementara beberapa lainnya masker gas atau kacamata ski. Selain di Paris, unjuk rasa serupa juga terjadi di berbagai wilayah di Prancis.

"Dengan kenaikan pajak (BBM) ini, kami sudah tidak bisa makan lagi pada akhir bulan," ujar Philippe, seorang juru masak di sebuah sekolah menengah atas di Essonne, yang ikut berunjuk rasa di Paris.

Bentrokan terbaru meletus usai kejadian serupa terjadi Sabtu pekan lalu. Kala itu, demonstran membakar barikade polisi dan melakukan aksi perusakan lainnya. Presiden Prancis Emmanuel Macron menyandingkan bentrokan saat itu seperti "peristiwa perang."

Harga diesel, jenis BBM yang banyak digunakan di mobil-mobil Prancis, meningkat sekitar 23 persen dalam 12 bulan terakhir menjadi 1,51 euro atau setara Rp25 ribu per liter. Kantor berita AFP melaporkan itu merupakan titik tertinggi sejak awal 2000-an.



(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id