Makam Jenderal Francisco Franco menjadi satu-satunya situs Fasisme yang tersisa di Eropa. (Foto: AFP).
Makam Jenderal Francisco Franco menjadi satu-satunya situs Fasisme yang tersisa di Eropa. (Foto: AFP).

Spanyol Akan Pindahkan Jenazah Diktator Franco

Internasional spanyol
Fajar Nugraha • 12 Februari 2019 07:16
Madrid: Pemerintahan Perdana Menteri Pedro Sanchez di Spanyol akan mengeluarkan dekrit mengenai pemindahan sisa jenazah diktator, Francisco Franco. Jenazahnya dimakamkan di wilayah pemakaman besar di pinggiran Madrid.
 
Lebih dari 40 tahun setelah dia meninggal, Franco tetap menjadi subjek yang sensitif di Spanyol. Rencana untuk memindahkan jenazahnya membagi masyarakat Spanyol dan partai-partai politik.
 
Rencana ini sudah mengalami penundaan beberapa kali. Pihak keluarga pun menentang penggalian.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Setelah perintah pemindahan disetujui, pemerintah PM Sanchez akan memberi keluarga Franco waktu 15 hari untuk memilih tempat bagi diktator itu untuk dimakamkan kembali,” menurut situseldiario.es,yang dikutip AFP, Selasa, 12 Februari 2019.
 
Selama pemerintahan Franco pada 1939-1975, puluhan ribu lawannya tewas dan dipenjara dalam untuk dibungkam. Sebanyak 500.000 pejuang dan warga sipil tewas dalam perang saudara sebelumnya.
 
Spanyol yang saat ini dipimpin oleh pihak sosialis, ingin mengubah situs ‘Valley of the Fallen’, tempat di mana Jenderal Franco dimakamkan. Situs ini ditandai dengan salib setinggi 152 meter di lereng gunung dan dikritik sebagai satu-satunya monumen fasisme yang tersisa di Eropa.
 
Sejak lama pihak sosialis ingin mengubah makam ini sebagai tempat memperingati bagi para korban perang saudara yang brutal. Janji Sanchez untuk menghapus jenazah Franco sebelum akhir masa jabatannya adalah salah satu dari beberapa tindakan penting yang ditujukan untuk menarik pemilih sayap kiri.
 
Rencana untuk menyetujui keputusan itu muncul ketika spekulasi berkembang bahwa Sanchez mungkin akan mengadakan pemilihan awal jika pemerintahannya, gagal membujuk para anggota parlemen untuk mendukung anggarannya pada hari Rabu.
 
Keluarga Franco mengatakan bahwa jika jenazahnya disingkirkan, ia harus dipindahkan kembali di Katedral Katolik Roma Almudena di Madrid. Di tempat ini, putri Franco dimakamkan dan tempat keluarga tersebut memiliki ruang pemakaman.
 
Tetapi sebuah laporan pemerintah Desember lalu menyimpulkan bahwa katedral itu tidak cocok sebagai tempat pemakaman karena alasan keamanan.
 
Hingga kini keluarga Franco bermaksud untuk mengajukan banding atas keputusan apa pun untuk memindahkan jenazah diktator Spanyol itu.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi