Seorang warga berjalan melewati poster besar Zuzana Caputova. (Foto: AFP)
Seorang warga berjalan melewati poster besar Zuzana Caputova. (Foto: AFP)

Zuzana Caputova Jadi Presiden Wanita Pertama Slovakia

Internasional Slovakia
Willy Haryono • 31 Maret 2019 09:36
Bratislava: Seorang tokoh anti-korupsi Zuzana Caputova berhasil keluar sebagai pemenang dalam pemilihan umum presiden Slovakia. Kemenangan ini menjadikannya sebagai presiden perempuan pertama di Slovakia.
 
Caputova, wanita yang hampir tidak memiliki pengalaman di dunia politik, berhasil mengalahkan diplomat senior Maros Sefcovic dari partai berkuasa di pilpres putaran kedua.
 
Semasa kampanye, Caputova menyebut pilpres di Slovakia saat ini adalah pertarungan antara kebaikan melawan kejahatan. Pilpres Slovakia berlangsung setelah terjadinya pembunuhan seorang jurnalis investigasi tahun lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Wartawan bernama Jan Kuciak dibunuh saat sedang menginvestigasi hubungan antara sejumlah politikus dengan kelompok kriminal terorganisasi di Slovakia. Ia ditembak mati bersama tunangannya pada Februari 2018.
 
Seperti dikutip dari laman BBC, Minggu 31 Maret 2019, Caputova menyebut kematian Kuciak sebagai salah satu alasan berpartisipasi dalam pilpres. Dengan hampir semua suara telah dihitung, wanita berusia 45 tahun itu meraih 58 persen dukungan, mengalahkan Sefcovic di angka 42 persen.
 
Nama Caputova sempat dikenal saat dirinya menjadi pengacara. Salah satu kasus yang melambungkan namanya adalah mengenai masalah pertanahan ilegal 14 tahun lalu.
 
Ibu dari dua orang anak, Caputova adalah anggota dari partai Progressive Slovakia yang saat ini tidak memiliki kursi di parlemen. Di negara di mana pernikahan sesama jenis dan adopsi dilarang, Caputova beberapa kali mengemukakan pandangannya mengenai hak-hak LGBT.
 
Rival yang dikalahkan Caputova dalam pilpres ini adalah Sefcovic, Wakil Presiden Komisi Eropa. Sefcovic dinominasikan partai berkuasa Smer-SD yang dipimpin Perdana Menteri Robert Fico. Fico dipaksa mundur menyusul terjadinya pembunuhan Kuciak.
 
Dalam pilpres putaran pertama, Caputova meraih 40 persen suara, sementara Sefcovic kurang dari 19 persen.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif