Lokasi penembakkan di sebuah masjid di Swiss (Foto: AFP)
Lokasi penembakkan di sebuah masjid di Swiss (Foto: AFP)

Dubes RI di Swiss: Kami Minta WNI untuk Waspada

Sonya Michaella • 20 Desember 2016 15:05
medcom.id, Jakarta: Pasca penembakan di pusat keagamaan Muslim atau Islamic Centre di Zurich, Swiss, dilaporkan keadaan di Swiss kini cukup terkendali. Tiga orang dinyatakan terluka akibat insiden ini.
 
Hingga kini, belum ada laporan Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penembakan pria tak dikenal di Islamic Centre.
 
"Hingga saat ini belum ada laporan mengenai adanya korban dari WNI kita. KBRI Bern akan terus memantau situasi dan mengimbau semua pihak terutama WNI untuk berhati-hati dan waspada," ucap Duta Besar RI di Swiss, Linggawaty Hakim ketika dihubungi Metrotvnews.com, Selasa (29/12/2016).
 
Dikatakan Dubes Linggawaty, kini situasi di seluruh Swiss cukup terkendali. Diketahui, sebanyak 2.000 WNI tinggal dan tersebar di seluruh wilayah di Swiss.
 
 
Menurut kabar yang beredar, sejumlah masjid di Swiss pun dituduh menjadi penyebar radikalisasi di Swiss, terutama masjid di Zurich dan Jenewa.
 
"Kasusnya masih dalam penyidikan pihak kepolisian Swiss saat ini," ungkap Dubes Lingga.
 
Sekitar sore hari, seorang pria tak dikenal memasuki Islamic Centre di mana sejumlah jamaah berkumpul. Tiba-tiba ia mulai menembak dengan brutal menyebabkan tiga orang terluka.
 
"Tiga orang terluka serius. Tersangka kemudian melarikan diri ke masjid arah Central Station," ungkap juru bicara kepolisian Zurich.
 
Digambarkan si penembak berusia sekitar 30 tahun dengan memakai pakaian berwarna gelap dan topi wol berwarna gelap pula.
 
Di bawah kendali kepolisian Swiss, saat ini sejumlah pusat keagamaan dan Islamic Centre dijaga ketat pasca penembakan tersebut. Pihak polisi pun masih memburu pelaku yang diketahui langsung kabur usai menembak.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FJR)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan