Ilustrasi oleh Medcom.id.
Ilustrasi oleh Medcom.id.

Ancaman Bom di Pesawat, 300 Penumpang Dikarantina

Internasional teror bom pesawat
Arpan Rahman • 28 Juni 2019 11:40
London: Sekitar 300 penumpang dikarantina setelah dua jet Typhoon RAF mengawal mereka di penerbangan Air India ke Bandara Stansted London, Inggris dilaporkan ada ancaman bom.
 
Pesawat sipil Boeing 777 terbang dari Mumbai ke Newark di Amerika Serikat (AS) ketika melakukan pendaratan darurat pada pukul 10.00 waktu setempat Kamis.
 
Saat mendarat, para penumpang diturunkan dari pesawat oleh polisi bersenjata saat barang bawaan mereka diperiksa oleh anjing pelacak sebelum ditahan di pusat kedatangan di bandara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mereka disuruh menunggu beberapa jam sementara staf memeriksa boarding pass mereka. Polisi Essex berkata, semua penumpang sudah dikeluarkan dari pesawat dan penyelidikan sedang berlangsung.
 
Seorang penumpang, menggunakan akun Twitter @DinoGoel, memposting video di Twitter yang menunjukkan polisi menggeledah bagasi, mengatakan sekitar 300 penumpang terjebak dalam gangguan tersebut.
 
Dia katakan: "Kami saat ini sedang dibawa ke terminal bandara setelah dideportasi, digeledah, dan diperiksa oleh anjing pelacak."
 
"Ini pengalaman yang sangat bagus dan aman. Pihak berwenang setempat di Inggris sangat
menghormati. Kami sekarang berada di area kedatangan karantina di Bandara Stansted," cetusnya, dikutip dari AOL UK, Jumat 28 Juni 2019.
 
Dia menambahkan: "Kami semua dibawa dengan aman ke tempat penampungan di sini di dalam gedung bandara. Ini proses yang lambat karena setiap penumpang diturunkan, digeledah, semua tas diendus oleh anjing."
 
"Tidak ada apa pun di pesawat. Keberangkatan penerbangan dari Mumbai sendiri tertunda tiga jam, yang membuat sebagian besar penumpang kesal. Pertama keberangkatan yang tertunda dan kemudian gangguan ini," tuturnya.
 
Tindakan itu terjadi setelah dua jet RAF diluncurkan dari RAF Coningsby di Lincolnshire, menyebabkan suara bising yang terdengar oleh penduduk Derby tepat setelah Pukul 10.00 pagi.
 
Suara itu disebabkan oleh ledakan sonik ketika jet berebut untuk merespons memasuki kecepatan supersonik.
 
Seorang juru bicara RAF berucap: "RAF dapat mengonfirmasi pesawat Quick Reaction Alert Typhoon pagi ini diluncurkan dari RAF Coningsby demi mencegat sebuah pesawat sipil."
 
"Pesawat itu dikawal dengan aman ke Bandara Stansted. Pesawat Typhoon diizinkan untuk transit dengan kecepatan supersonik karena alasan operasional; setiap ketidaknyamanan yang dialami oleh penduduk lokal amat kami sesalkan," pungkasnya.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif