Pencarian korban gempa bumi di Durres, Albania, Selasa 26 November 2019. (Foto: AFP/GENT SHKULLAKU)
Pencarian korban gempa bumi di Durres, Albania, Selasa 26 November 2019. (Foto: AFP/GENT SHKULLAKU)

Korban Tewas Gempa Albania Lampaui 20 Orang

Internasional Gempa Bumi Gempa Albania
Willy Haryono • 27 November 2019 06:40
Tirana: Tim penyelamat menelusuri puing bangunan sepanjang malam untuk mencari korban selamat dalam gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 di Albania, Selasa 26 November 2019. Sejauh ini, menurut laporan media lokal, jumlah korban tewas telah melampaui 20 orang.
 
Petugas gabungan yang terdiri dari prajurit, polisi dan relawan bekerja keras menelusuri puing apartemen dan hotel di beberapa kota di pesisir Adriatic. Pencarian difokuskan di dekat episenter gempa.
 
Menurut keterangan Kementerian Pertahanan Albania, jumlah korban tewas telah mencapai 22 orang hingga Selasa malam.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebagian besar korban ditemukan di reruntuhan bangunan di Durres dan Thumane, dua kota yang berlokasi di utara ibu kota Tirana.
 
Di wilayah Kurbin, seorang pria berusia 50-an tahun meninggal usai melompat dari rumahnya di tengah kepanikan. Satu orang lainnya tewas dalam kecelakaan mobil usai jalanan yang dilaluinya terbelah akibat gempa.
 
Lebih dari 40 orang berhasil diselamatkan petugas gabungan di area Kurbin. "Tim penyelamat akan terus bekerja sepanjang malam ini," ungkap juru bicara Kemenhan Albania Albana Qehajaj kepada kantor berita AFP.
 
"Kami harus berhati-hati karena operasi penyelamatan di malam hari lebih sulit dilakukan," sambung dia.
 
Sebelumnya di Thumane, warga menyaksikan tim penyelamat menelusuri sebuah bangunan ambruk. Petugas mencoba mencari tanda-tanda kehidupan dengan memanggil beberapa nama seperti "Mira!", "Ariela!", "Selvije!"
 
Dulejman Kolaveri, seorang warga Thumane, mengatakan kepada AFP bahwa dirinya khawatir ibu serta keponakannya masih terperangkap di apartemen lima lantai. Ia mengatakan dua anggota keluarganya itu tinggal di lantai paling atas.
 
"Saya tidak tahu jika mereka masih hidup atau tidak," ucapnya sambil gemetar.
 
Selain kesedihan, kegembiraan juga berlangsung di tengah pencarian korban. Seorang pria paruh baya berperawakan kurus berhasil diselamatkan dari balik reruntuhan. Ia kemudian digotong dan dibawa ke rumah sakit.
 
Di Durres, warga menyemangati petugas yang menggunakan tali untuk menyelamatkan seorang pemuda dari sebuah hotel di wilayah pinggir pantai. Operasi penyelamatan tersebut berlangsung lebih kurang dua jam.
 
Gempa di Albania dirasakan di seantero Balkan, mulai dari Sarajevo hingga Belgrade dan kota Novi Sad di Serbia. Semenanjung Balkan terletak di dekat patahan dua lempeng tektonik, yakni Afrika dan Eurasia.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif