Sebuah batu memorial berada di rumah Adolf Hitler di Branau am Inn, Austria. (Foto: AFP/Getty)
Sebuah batu memorial berada di rumah Adolf Hitler di Branau am Inn, Austria. (Foto: AFP/Getty)

Rumah Adolf Hitler akan Dijadikan Kantor Polisi

Internasional nazi
Willy Haryono • 20 November 2019 07:21
Wina: Rumah tempat pemimpin Nazi Adolf Hitler lahir di Austria akan dijadikan sebuah kantor polisi. Menteri Dalam Negeri Wolfgang Peschorn menyebut rencana ini bertujuan agar rumah Hitler tidak dianggap sebagai simbol Nazi.
 
Hitler menghabiskan beberapa pekan pertama usai kelahirannya di sebuah rumah di kota Branau am Inn. Status rumah itu sejak lama telah diperdebatkan.
 
Selama bertahun-tahun, Pemerintah Austria terpaksa menyewanya dari sang pemilik rumah dalam upaya menghentikan "pariwisata sayap kanan" pendukung Nazi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Rumah Hitler sempat menjadi pusat perawatan bagi difabel. Namun semua itu berakhir saat pemilik rumah, Gerlinde Pommer, menolak renovasi lebih lanjut. Ia juga menolak semua tawaran dari pemerintah.
 
Rencana menjadikan rumah itu sebagai pusat penampungan pengungsi pada 2014 juga berakhir gagal.
 
Dua tahun kemudian, Pemerintah Austria baru bisa mendapatkan rumah tersebut di bawah perintah pengadilan. Rumah itu dibeli dengan harga EUR810 ribu atau setara Rp12 miliar.
 
Opini warga Austria terpecah mengenai rumah Hiter. Sebagian orang memintanya agar segera dirobohkan, namun ada juga yang sebaliknya. Beberapa orang meminta agar rumah itu dijadikan semacam tempat penggalangan dana atau untuk urusan rekonsiliasi.
 
"Penggunaan rumah sebagai kantor polisi akan memastikan bahwa bangunan tersebut tidak akan pernah lagi membangkitkan memori mengenai Sosialisme Nasional (Nazi)," tutur Peschorn, dikutip dari BBC, Rabu 20 November 2019.
 
Hitler lahir di Branau am Inn, kota tempat ayahnya bekerja, pada 20 April 1889. Keluarga tinggal di rumah tersebut selama beberapa pekan setelah Hitler lahir, sebelum akhirnya pindah ke bangunan lain di area tersebut.
 
Mereka meninggalkan Branau am Inn saat Hitler berusia tiga tahun. Hitler pernah kembali ke kota itu pada 1938, setelah dirinya menganeksasi Austria kepada Nazi Jerman.
 
Di bawah kepemimpinan Hitler (1933-1945), Nazi Jerman memulai Perang Dunia II. Hitler menerapkan kebijakan genosida, yang berujung pada tewasnya sekitar enam juta Yahudi dan puluhan juta prajurit serta warga sipil lainnya.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif