NEWSTICKER
Warga berjalan melewati sejumlah spanduk partai politik di Dublin, Irlandia, 7 Februari 2020. (Foto: AFP/BEN STANSALL)
Warga berjalan melewati sejumlah spanduk partai politik di Dublin, Irlandia, 7 Februari 2020. (Foto: AFP/BEN STANSALL)

Pertarungan Tiga Partai dalam Pemilu Irlandia Dimulai

Internasional politik irlandia
Willy Haryono • 08 Februari 2020 15:05
Dublin: Irlandia memulai pemilihan umum hari ini, Sabtu 8 Februari 2020. Perdana Menteri Irlandia Leo Varadkar bertekad dapat mengamankan posisi untuk melanjutkan kepemimpinan ke periode berikutnya.
 
Tempat pemungutan suara di seantero Irlandia dibuka pada pukul 07.00 GMT, meski warga di beberapa pulau kecil di lepas pantai barat diizinkan menggunakan hak pilih mereka sejak Jumat.
 
Sekitar 3,3 juta warga Irlandia berhak menggunakan suara mereka untuk memilih 159 anggota Dail, atau parlemen rendah di Dublin.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Partai Fine Gael telah berkuasa di Irlandia sejak 2016. Namun sejumlah jajak pendapat memperlihatkan posisinya terancam oleh partai Fianna Fail dan Sinn Fein.
 
Senin kemarin, Sinn Fein -- bekas sayap politik dari grup paramiliter IRA -- berada di peringkat teratas sejumlah survei dengan raihan 25 persen suara. Sementara Fianna Fail dan Fine Gael masing-masing diproyeksikan meraih 23 dan 20 persen.
 
"Pemilu ini masih sangat terbuka," kata PM Varadkar dalam acara kampanye terakhirnya di kota Ennis pada Jumat kemarin.
 
"Ini sudah seperti perlombaan tiga kuda, tiga partai, yang kekuatannya tidak jauh berbeda," sambung dia, dilansir dari AFP.
 
PM Varadkar meluncurkan kampanyenya usai sukses memediasi perjanjian terkait Brexit, istilah keluarnya Inggris dari keanggotaan Uni Eropa. Varadkar telah berhasil menghindarkan adanya Hard Border, atau pengawasan ketat di perbatasan antara Irlandia dan Irlandia Utara.
 
Terbukanya perbatasan Irlandia dan Irlandia Utara merupakan syarat utama dari perjanjian damai 1998. Perjanjian itu telah mengakhiri gelombang kekerasan yang berlangsung di Irlandia Utara selama tiga dekade dengan total korban tewas melampaui 3.000 orang.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif