Menlu AS Mike Pompeo berbicara dalam sebuah acara di Berlin, Jerman, 8 November 2019. (Foto: POOL/AFP / HANNIBAL HANSCHKE)
Menlu AS Mike Pompeo berbicara dalam sebuah acara di Berlin, Jerman, 8 November 2019. (Foto: POOL/AFP / HANNIBAL HANSCHKE)

Bicarakan Tembok Berlin, Menlu AS Serang Rusia dan Tiongkok

Internasional amerika serikat nato rusia
Willy Haryono • 09 November 2019 09:00
Berlin: Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo memperingatkan ancaman bahaya dari dua negara besar dunia, yakni Rusia dan Tiongkok. Ia juga menyerukan Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO untuk berkembang dalam menghadapi "berbagai tantangan saat ini."
 
Pernyataan tersebut disampaikan Pompeo dalam kunjungannya ke Jerman, Jumat 8 November. Dalam kesempatan itu, ia mengatakan bahwa metode Tiongkok dalam menekan rakyatnya "mirip" dengan yang pernah dilakukan Jerman Timur.
 
Pompeo merujuk pada status negara Jerman yang masih terbagi dua dan dipisahkan Tembok Berlin di masa lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara untuk Rusia, ia menuduh Moskow telah menginvasi sejumlah negara tetangga dan juga membungkam suara kritik di dalam negeri.
 
Karena merasa Tiongkok dan Rusia adalah ancaman saat ini dan juga untuk masa mendatang, Pompeo menyerukan NATO untuk bangkit dan memperkuat diri.
 
"Tujuh puluh tahun sudah NATO berdiri. Organisasi ini perlu berubah dan berkembang. NATO perlu menghadapi realitas dan tantangan saat ini," sebut Pompeo, dikutip dari BBC, Sabtu 9 November 2019.
 
"Jika negara-negara (anggota) merasa akan mendapatkan manfaat keamanan tanpa berkontribusi, tanpa menjalankan komitmen mereka, maka NATO berisiko menjadi organisasi yang tidak efektif," lanjut dia, merujuk pada kontribusi untuk dana operasional.
 
Selama ini Presiden AS Donald Trump berulang kali menuduh negara-negara NATO tidak berkontribusi secara adil dalam hal dana operasional militer. Trump menuduh para anggota NATO hanya mengandalkan keuangan AS.
 
NATO akan merayakan hari jadinya yang ke-70 dalam sebuah acara di London bulan depan.
 
Apa Lagi yang Diucapkan Pompeo?
 
Pidato Pompeo disampaikan di Berlin, satu hari menjelang peringatan 30 tahun runtuhnya Tembok Berlin. Merujuk pada peristiwa bersejarah tersebut, Pompeo menilai dunia Barat seolah terlena usai Tembok Berlin roboh pada 1989.
 
Menurutnya, AS dan negara-negara mitra harus mempertahankan nilai-nilai yang telah susah payah dicapai usai runtuhnya Tembok Berlin.
 
"Hari ini, Rusia -- dipimpin oleh mantan perwira KGB yang ditugaskan di Dresden -- telah menginvasi negara-negara tetangga dan membungkap para rival politiknya," tegas Pompeo, merujuk pada Presiden Vladimir Putin.

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif