Norwegia Tangguhkan Ekspor Senjata ke Arab Saudi
Menlu Norwegia Ine Eriksen Soreide di Brussels, Belgia, 20 Maret 2017. (Foto: AFP/EMMANUEL DUNAND)
Oslo: Norwegia menangguhkan lisensi baru untuk melakukan ekspor senjata ke Arab Saudi. Penangguhan dilakukan sebagai respons Norwegia terhadap kasus pembunuhan jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi.

Khashoggi tewas dibunuh di Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober. Awalnya Saudi membantah pembunuhan tersebut, namun akhirnya mengakui usai mendapat tekanan internasional.

"Kami telah memutuskan bahwa dalam situasi seperti sekarang ini, kami tidak akan memberikan lisensi baru untuk ekspor material pertahanan atau barang lainnya terkait penggunaan militer ke Arab Saudi," ujar Menteri Luar Negeri Norwegia Ine Eriksen Soreide, seperti dikutip dari kantor berita Press TV, Jumat 9 November 2018.


Kemenlu Norwegia menyebut keputusan itu diambil usai melakukan "penilaian lebih jauh mengenai perkembangan di Arab Saudi dan situasi yang tidak pasti di Yaman." Arab Saudi mengintervensi konflik Yaman dan membantu pemerintah dalam memerangi pemberontak Houthi.

Intervensi dilakukan Arab Saudi dan beberapa mitra koalisi sejak Maret 2015. Tujuan utama dari intervensi ini adalah mengembalikan kekuasaan Presiden Yaman Abedrabbo Mansour Hadi dengan menghancurkan Houthi.

Bulan lalu, JErman juga mengaku akan membekukan ekspor senjata ke Riyadh hingga ada penjelasan lebih lanjut mengenai kasus Khashoggi. Norwegia telah memanggil Duta Besar Arab Saudi untuk memprotes pembunuhan Khashoggi.



(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id