Dekat dengan Pembocor Skandal Trump, Agen Rusia Diracun
Agen rahasia Rusia diracun di Inggris. (Foto: AFP).
London: Agen ganda Rusia ditemukan dalam keadaan tak sadar di Inggris. Sergei Skripal disebut-sebut dekat dengan konsultan di perusahaan pembocor skandal kedekatan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Moskow.

Konsultan yang tak diketahui namanya tersebut mengaku bahwa kedekatan mereka bermula ketika Skripal dipindahtugaskan ke Salisbury pada 2010. Kala itu, sumber anonim ini bekerja sebagai konsultan keamanan di kantor Christopher Steele, mantan mata-mata yang mengumpulkan informasi campur tangan Rusia dalam pemilu AS.

Telegraph, Jumat 9 Maret 2018 melaporkan, bocoran data dari kantor Steele sangat menggemparkan hingga AS menggelar penyelidikan besar-besaran mengenai dugaan kolusi antara Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin.


Skripal saat ini tengah dalam perawatan intensif akibat diracun secara misterius. Demikian juga dengan putrinya, Yulia yang tengah berjuang untuk hidup.

Putrinya berada di satu restoran di Salisbury ketika diracun pada Minggu 4 Maret lalu.

Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson sebelumnya sempat mengutarakan kecurigaannya jika pemerintah Rusia terlibat dalam kasus ini.

"Bisa kita lihat ada kemungkinan pihak berkuasa yang terlibat dalam upaya meracuni agen rahasia tersebut," ucapnya di hadapan parlemen.

Pada 2006, Skripal divonis 13 tahun penjara di Rusia atas tuduhan mengkhianati intelijen Rusia dengan menjadi agen tim mata-mata Inggris, MI6, sejak 1990-an. Rusia menuding Skripal menerima US$100 ribu untuk tiap informasi yang diberikan.

Skripal kemudian mendapatkan perlindungan di Inggris di bawah kesepakatan pertukaran mata-mata antara AS dan Rusia pada 2010.



(FJR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id