(kiri ke kanan) Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy, Kanselir Jerman Angela Merkel, Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden Rusia Vladimir Putin. (Foto: AFP/HO)
(kiri ke kanan) Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy, Kanselir Jerman Angela Merkel, Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden Rusia Vladimir Putin. (Foto: AFP/HO)

Ukraina dan Rusia Sepakat Implementasikan Gencatan Senjata

Internasional ukraina rusia
Willy Haryono • 10 Desember 2019 07:25
Paris: Ukraina dan Rusia sepakat untuk mengimplementasikan gencatan senjata "menyeluruh dan komprehensif di Ukraina utara pada akhir 2019. Kesepakatan ini tercapai dalam pertemuan tatap muka antara Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy dan Presiden Rusia Vladimir Putin.
 
Pertemuan dua kepala negara tersebut dimediasi pemimpin Prancis dan Jerman. Pertemuan membahas mengenai pertukaran tahanan dan penarikan militer kedua negara dari tiga area kunci di garis depan pertempuran.
 
Dalam pernyataan tertulis, dilansir dari BBC, Selasa 10 Desember 2019, Ukraina dan Rusia sepakat akan membebaskan dan menukar "semua tahanan terkait konflik" hingga akhir tahun ini. Disepakati pula penarikan militer dari beberapa wilayah Ukraina hingga Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dialog lebih lanjut akan digelar empat bulan mendatang untuk melihat perkembangan gencatan senjata. Putin menyebut pertemuan di Paris ini sebagai "langkah penting" menuju penyelesaian konflik.
 
Namun Ukraina dan Rusia masih belum menyepakati perihal pemberontak pro-Rusia dan juga digelarnya beberapa pemilihan umum di wilayah yang dikuasai separatis.
 
Putin menyerukan adanya perubahan konstitusi Ukraina untuk memberikan status khusus untuk Donbas, wilayah yang saat ini masih dikuasai pemberontak. Namun Zelenskiy mengatakan kepada awak media bahwa Ukraina tidak akan memberikan konsesi wilayah apapun untuk ditukar dengan perdamaian.
 
"Kami melihat ada beberapa perbedaan pandangan hari ini," kata Presiden Prancis Emmanuel Macron yang memediasi pertemuan Zelenskiy dan Putin.
 
"Sejauh ini belum ada solusi ajaib, tapi yang penting sudah ada kemajuan," tambah dia.
 
Zelenskiy, seorang mantan komedian, terpilih menjadi presiden Ukraina dalam kemenangan absolut pada April lalu. Semasa kampanye, ia berjanji akan menyelesaikan konflik dengan Rusia di Ukraina timur.
 
Sejak menjadi presiden, Zelenskiy fokus dalam upaya menghidupkan kembali dialog dengan Rusia. Untuk dapat bertemu Putin, Zelenskiy telah menyepakati beberapa syarat yang diajukan Rusia, termasuk menarik pasukan Ukraina dari kota Stanytsia Luhansk, Petrivske dan Zolote.
 
Konflik di Ukraina timur antara pasukan pemerintah dan pemberontak pro-Rusia telah menewaskan 13 ribu orang dalam 5,5 tahun terakhir.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif