Busana Jember Carnival Festival Pukau Warga Rusia
Paviliun Indonesia di International Trade Fair for Travel & Tourism 2018 di Mosow, Rusia, 11-13 September 2018. (Foto: KBRI Moskow)
Moskow: Sosok Garuda Emas dan tokoh wayang dalam balutan kostum Jember Carnival di Paviliun Indonesia menjadi daya tarik para pengunjung International Trade Fair for Travel & Tourism 2018 yang berlangsung 11-13 September 2018 di Moskow. 

Para pengunjung yang mayoritas merupakan warga Rusia menggagumi busana unik dan megah ala Jember Carnival Festival. Mereka mengerumuni Paviliun Indonesia dan menyaksikan atraksi yang disuguhkan.

Tidak sedikit di antara mereka mengabadikan festival dengan mengambil foto dan video. Bahkan ada yang berswafoto bersama model pemakai kostum Jember Carnival.  


Paviliun Indonesia berkonsep open space dan dilengkapi miniatur perahu Pinisi dan gapura Bali. Seorang Barista juga dihadirkan untuk menyajikan berbagai kopi dari Indonesia.

Sebanyak 15 pelaku industri pariwisata Indonesia ikut serta pada pameran ini, yaitu Pegasus Indonesia Travel, the Westin Resort Nusa Dua Bali, the Ritz Carlton Bali, Hilton Bali Resort, Melia Bali, Mac Asia Group, Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort, Tiare Cruise, Maya Resort, Grand Hyatt Bali, Intercontinental Bali Resort, Nusa Dua Beach Hotel & Spa, Ayodya Resort Bali dan Pacto Ltd. Indonesia. 

Tren peningkatan wisatawan Rusia ke Indonesia dalam tiga tahun terakhir mendapat sambutan positif dari Kementerian Pariwisata dan pelaku industri pariwisata Tanah Air. Saat ini, pemerintah gencar mempromosikan 10 destinasi wisata baru 'the New Bali' untuk lebih mengoptimalkan potensi pariwisata Indonesia yang tersebar di berbagai daerah. 

Meski demikian, hingga saat ini Bali masih menjadi destinasi favorit wisatawan Rusia ke Indonesia.

"Bali adalah Indonesia, tapi Indonesia bukan hanya Bali. Tahun ini Indonesia menempatkan tiga pulau di peringkat teratas dalam kategori the 15 Best Islands in the World versi Travel+Leisure, yaitu Lombok di peringkat 3, Bali di peringkat 2 dan Jawa di posisi teratas," kata Duta Besar RI untuk Rusia dan Belarus, M. Wahid Supriyadi, dikutip dari pernyataan KBRI Moskow dan diterima Medcom.id, Minggu 16 September 2018.



Paviliun Indonesia di Moskow. (Foto: KBRI Moskow)

Wahid juga mengajak warga Rusia untuk mengeksplorasi lebih banyak lagi destinasi wisata di Indonesia melalui Bali sebagai gerbang utama. 

Rencana penerbangan langsung maskapai penerbangan Rusia Aeroflot-Rossiya dari Moskow ke Denpasar yang akan dimulai 28 Oktober 2018 hingga 30 Maret 2019 mendapat sambutan antusias dari para pelaku industri pariwisata Indonesia dan Rusia. 

Frekuensi penerbangan sebanyak tiga kali sepekan dan harga bersaing dapat semakin meningkatkan jumlah wisatawan Rusia ke Indonesia. 

Di samping itu, adanya penerbangan ini bisa dipastikan turut mendorong perkembangan sektor-sektor bisnis lain, seperti potensi ekspor buah tropis Indonesia dan produk-produk unggulan lainnya ke pasar Rusia. 

Staf Khusus Menteri Pariwisata Bidang Teknologi Informasi, Samsriyono Nugroho, mengatakan promosi melalui ajang pariwisata Otdykh Leisure ini merupakan salah satu upaya meningkatkan kesadaran publik Rusia tentang Indonesia sebagai destinasi wisata yang perlu dikunjungi. 

Menurutnya, promosi Indonesia yang dilakukan secara digital melalui media sosial maupun media elektronik dan online yang populer di Rusia juga tidak kalah penting. 

"Hal ini sangat efektif untuk menyasar generasi milenial yang saat ini banyak melakukan traveling ke luar negeri secara independen," ujar Samsriyono.

Data dari Asosiasi Travel Agents besar di Rusia (ATOR), terdapat 191 travel agen yang menjual paket Indonesia. 

Tahun lalu, kunjungan wisatawan Rusia ke Indonesia sebanyak 110.500 orang, meningkat 37,28 persen, dan merupakan persentase pertumbuhan tertinggi di antara semua wisman ke Indonesia sepanjang 2017. 

Pameran yang dikenal dengan “Otdykh Leisure” ini merupakan pameran pariwisata internasional terbesar di Eropa Timur dan diikuti 861 peserta dari 85 negara. Pameran diselenggarakan setiap awal musim gugur untuk menggaet wisatawan Rusia yang akan mengisi liburan musim dingin antara November hingga Maret. 

Selama pameran, potensi transaksi bagi industri periwisata Indonesia diperkirakan sekitar Rp400 miliar dan terjalin kesepakatan kerja sama antar pelaku industri pariwisata Indonesia dan Rusia. 

Peserta Indonesia juga melakukan sales call dengan sejumlah tour operator dan travel agent di berbagai kota di Rusia.



(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id