Badai Menyapu Eropa, 11 Tewas di Italia
Badai memporakporandakan wilayah Rapallo, Genoa di Italia. (Foto: AFP).
Roma: Korban tewas akibat badai ganas yang menghantam Italia meningkat jadi 11 orang. Otoritas perlindungan sipil mengatakan, Selasa, ketika cuaca buruk menyapu sebagian Eropa, membuat para pengendara dan wisatawan terjebak.
 
Jalan diblokir dan ribuan orang hidup tanpa listrik di Eropa selatan dan tengah, saat hujan dan angin kencang memicu banjir dan merubuhkan pepohonan. Salju tebal juga menyelimuti wilayah pegunungan Prancis dan Italia, menjebak ratusan pengemudi dalam mobil dan turis di hotel.
 
Di Italia, Venesia disapu banjir yang hampir mencapai rekor dan badai ganas menghembuskan angin kencang yang mencapai hingga 180 kilometer per jam, pihak berwenang mengumumkan enam kematian lagi, setelah mengkonfirmasi lima orang tewas pada Senin.
 
"Kami menghadapi salah satu situasi meteorologi paling kompleks dari 50 hingga 60 tahun terakhir," kata Angelo Borrelli, kepala Badan Perlindungan Sipil Nasional, seperti dilansir dari kantor berita AFP, Rabu 31 Oktober 2018.
 
Kapal pesiar mewah terdampar hancur di pelabuhan Rapallo dekat Genoa setelah sebuah bendungan jebol. "Itu seperti tsunami," seorang pekerja pelabuhan yang terkejut dikutip oleh media Italia.
 
Pihak berwenang Selasa melaporkan seorang wanita meninggal ketika rumahnya ditelan longsor di wilayah utara Trentino, seorang pria tewas di wilayah Veneto sebelah timur laut oleh pohon yang tumbang. Sementara seorang petugas pemadam kebakaran tewas dalam operasi bantuan di Tyrol Selatan.
 
Di lokasi lain, seorang pria tewas ketika berselancar pada Senin dekat kota Cattolica di Pantai Adriatik, sedangkan jasad pria lain ditemukan Selasa di Danau Levico di utara. Seorang pria juga hilang di laut lepas Calabria di barat daya, mayat yang lain ditemukan di sungai di Italia utara.
 
Media Italia melaporkan bahwa sekitar 170 orang, wisatawan dan staf hotel, terperangkap hujan salju lebat di Stelvio Pass di perbatasan Swiss. Sementara itu di Friuli Venezia Giulia, pemerintah setempat mengatakan sekitar 23.000 orang dalam gelap tanpa jaringan listrik.
 
Di Prancis, lebih dari 1.000 pengemudi terjebak dalam mobil mereka untuk bermalam di pegunungan di wilayah Massif Central saat sejumlah ruas jalan dilalap badai salju. Sekitar 400 lainnya harus bermalam di gerbong kereta di stasiun utama di kota Lyon bagian timur setelah salju tebal menghalangi jalan.
 
Sekitar 60.000 rumah masih gulita tanpa listrik pada Selasa malam di seluruh Perancis -- kebanyakan di timur dan tengah. Sebanyak 21.000 rumah lainnya juga terputus daya listrik di pulau Mediterania, Corsica, yang ditempatkan pada peringatan bahaya Senin untuk angin kencang, menutup bandara dan pelabuhannya.
 
Pantai Adriatik Kroasia juga telah digempur oleh angin kencang dan hujan deras yang membanjiri jalan-jalan, memutus aliran listrik dan memutus jalan dan lalu lintas maritim. Kanal kota Venesia Italia dibanjiri hujan deras mendorong tingkat air ke dekat tingkat rekor pada Senin.



(FJR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id