Paus Fransiskus mengalami batuk dan bersin-bersin dalam sebuah acara di Roma, Italia, 26 Februari 2020. (Foto: AFP/ALBERTO PIZZOLI)
Paus Fransiskus mengalami batuk dan bersin-bersin dalam sebuah acara di Roma, Italia, 26 Februari 2020. (Foto: AFP/ALBERTO PIZZOLI)

Sempat Flu, Paus Fransiskus Disebut Negatif Korona

Internasional Virus Korona Coronavirus virus corona covid-19
Willy Haryono • 03 Maret 2020 15:02
Vatikan: Paus Fransiskus dinyatakan negatif virus korona covid-19 setelah batal menghadiri acara keagamaan karena mengalami flu. Kabar disampaikan surat kabar Italia, Il Messaggero, dan dikutip media TNVZ, Selasa 3 Maret 2020.
 
Juru Bicara Vatikan Matteo Bruni menolak mengomentari laporan di koran tersebut. Namun pekan kemarin, Fransiskus telah membatalkan hampir semua acaranya karena jatuh sakit.
 
Minggu 1 Maret kemarin, Fransiskus mengatakan kepada para jemaah bahwa dirinya membatalkan acara keagamaan di wilayah pedesaan Roma. Saat mengumumkan kabar, Fransiskus beberapa kali batuk dan bersin.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ini kali pertamanya Fransiskus membatalkan acara keagamaan Lent Retreat sejak dirinya menjadi pemimpin tertinggi gereja Katolik Roma sekitar tujuh tahun lalu. Rabu kemarin, Fransiskus juga terlihat batuk dan beberapa kali menyeka hidungnya.
 
"Sayang sekali, flu telah mencegah saya untuk berpartisipasi tahun ini. Saya akan mengikuti jalannya acara dari sini saja," kata Fransiskus di Lapangan Santo Petrus.
 
Pekan kemarin, Fransiskus membatalkan dua acara resmi. Selama ini ia belum pernah membatalkan lebih dari satu acara dalam pekan yang sama.
 
Uni Eropa menaikkan level risiko penyebaran korona covid-19 usai Italia melaporkan total kematian akibat virus tersebut mencapai 52 orang. Angka kematian di Italia telah bertambah 18 jiwa dalam kurun waktu 24 jam.
 
Berdasarkan data terbaru situs pemantau John Hopkins CSSE pada Selasa 3 Maret 2020, angka kematian global akibat covid-19 mencapai 3.117. Sementara total kasus korona covid-19 melampaui 90 ribu, dengan pasien sembuh menyentuh angka 48.017.
 
Komisi Eropa mengatakan level risiko covid-19 terhadap UE kini "menengah hingga tinggi." Level tersebut merupakan yang kedua tertinggi dalam ukuran UE.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif