Presiden Ukraina menerima prajurit yang menjadi tahanan pihak pemberontak (Foto: AFP).
Presiden Ukraina menerima prajurit yang menjadi tahanan pihak pemberontak (Foto: AFP).

Pemerintah Ukraina dan Pemberontak Lakukan Tukar Tawanan

Internasional krisis ukraina
Marcheilla Ariesta • 28 Desember 2017 11:43
Horlivka: Pemerintah Ukraina dan pemberontak dukungan pemerintah melakukan tukar tawanan jelang pergantian tahun.
Pertukaran tersebut membuat ratusan tawanan dapat kembali pulang ke keluarga mereka jelang tahun baru dan perayaan Natal Ortodoks. Konflik di negara itu menewaskan lebih dari 10 ribu orang dan korban dilaporkan masih terus berjatuhan tiap harinya.
"Putra saya menelepon. Sudah tiga setengah tahun saya tidak mendengar suaranya, hanya menerima surat. Dia bilang, 'Bu, saya sudah di sini'. Saya sangat haru, bahagia bisa melihatnya lagi," kata ibu Oleksandr Oliynyk, tawanan Ukraina, seperti dilansir dari laman AFP, Kamis, 28 Desember 2017.
Menurut isi kesepakatan, Kiev akan meyerahkan 360 tahanan kepada kelompok pemberontak dan menerima 74 tawanan sebagai gantinya.
Presiden Ukraina Petro Poroshenko mengatakan seluruh warganya yang ditawan pemberontak sudah kembali pada keluarga masing-masing.
"Seluruh 74 tawanan Ukraina sudah tiba di rumah, di wilayah yang dikendalikan militer kita," tulis Poroshenko lewat akun media sosialnya.
Dia menambahkan bahwa di antara tawanan yang diserahkan kepada Ukraina, ada seorang ahli sejarah dan 'cyberborg'. Cyberborg merupakan sebutan diberikan Ukraina pada tentara yang mempertahankan bandar udara Donetsk dalam salah satu pertempuran paling sengit selama konflik pada 2014.
Viktor Medvedchuk, perwakilan Ukraina dalam perundingan perdamaian yang sedang berlangsung, mengatakan sejumlah pemberontak yang ditahan Ukraina tidak mau kembali ke wilayah-wilayah yang dikuasai pemberontak.

 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif