Interpol Desak Tiongkok Klarifikasi Status Meng Hongwei
Presiden Interpol Meng Hongwei. (Foto: AFP)
Lyon: Agensi Kepolisian Internasional (Interpol) mendesak Tiongkok mengklarifikasi status Meng Hongwei, yang dinyatakan hilang usai mengunjungi Negeri Tirai Bambu pekan lalu. Meng adalah warga pertama Tiongkok yang menduduki jabatan Presiden Interpol.

Keluarga Meng dan Interpol sama-sama mengkhawatirkan kondisi Meng Hongwei secara umum. Meng dilaporkan hilang usai meninggalkan markas Interpol di Lyon, Prancis, pada 25 September.

Baca: Presiden Interpol Dinyatakan Hilang


Surat kabar South China Morning Post (SCMP) mengutip sebuah sumber, yang mengatakan Meng, 64, "diambil" untuk dimintai keterangan di Tiongkok.

SCMP menyebut masih belum mengetahui mengenai Meng sampai diperiksa oleh "otoritas disiplin" Tiongkok, dan dimana tempat pemeriksaan itu berlangsung.

"Interpol telah meminta klarifikasi dari Tiongkok melalui saluran penegak hukum resmi mengenai status Presiden Meng Hongwei," ucap pernyataan resmi di situs Interpol yang diungkapkan Sekretaris Jenderal Juergen Stock.

"Sekretariat Jenderal Interpol menanti respons resmi dari otoritas Tiongkok mengenai kekhawatiran atas kondisi presiden," lanjutnya.

Seperti dikutip dari kantor berita BBC, Sabtu 6 Oktober 2018, Interpol mengkoordinasikan upaya pencarian di antara negara anggota dengan mengeluarkan surat kuning untuk kasus orang hilang dan warna merah untuk orang yang sedang dicari.

Namun sayangnya, Interpol tidak punya kuasa untuk mengirim petugas ke negara-negara terkait untuk menangkap seseorang atau mengeluarkan surat perintah penangkapan.

Kepolisian Prancis telah memulai investigasi resmi mengenai kasus hilangnya Meng.



(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id