medcom.id, Jakarta: Mata uang rubel milik Rusia anjlok. Nilainya kini hanya USD0,018 per 1 rubel, atau setara juga dengan Rp226.
Duta Besar Rusia untuk Indonesia Mikhail Y. Galuzin mengakui negaranya memang berada di bawah ancaman resesi, begitu juga dengan beberapa negara lainnya di Eropa. Namun, Galuzin menegaskan hal ini bukan suatu malapetaka besar.
"Melemahnya rubel tidak terlalu buruk bagi Rusia. Tentu saja kami akan terus berusaha memperkuatnya kembali," kata Galuzin di kediamannya di Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (11/12/2014).
Walau terancam resesi, dan juga berada di bawah sanksi negara Barat, Galuzin mengaku negaranya masih tetap kokoh berdiri. Rusia masih mempunyai banyak keunggulan di berbagai bidang, termasuk industri dan teknologi.
"Saat ini kami adalah negara satu-satunya yang bisa meluncurkan astronot ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), tak terkecuali astronot Barat," ungkap dia.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan