Presiden AS Donald Trump sedang menggunakan telepon di Gedung Putih, Washington. (Foto: AFP)
Presiden AS Donald Trump sedang menggunakan telepon di Gedung Putih, Washington. (Foto: AFP)

Ukraina Bantah Trump Sempat Tekan Zelenskiy via Telepon

Internasional amerika serikat ukraina donald trump
Willy Haryono • 22 September 2019 19:05
Kiev: Ukraina membantah adanya dugaan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump menekan Presiden Volodymyr Zelenskiy untuk menyelidiki anak dari Joe Biden, salah satu kandidat capres dari Partai Demokrat.
 
Sejumlah media lokal AS melaporkan pekan lalu bahwa Trump sempat meminta Zelenskiy hingga delapan kali untuk menyelidiki Hunter, anak Biden yang sempat berbisnis di Ukraina saat ayahnya masih menjadi wakil presiden.
 
Desakan Trump kepada Zelenskiy itu disebut sejumlah media AS sebagai percobaan untuk menjegal langkah Biden di pemilihan umum presiden 2020 mendatang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Merespons beredar luasnya pemberitaan tersebut, Menteri Luar Negeri Ukraina Vadym Prystaiko berkukuh bahwa negaranya independen dan Kiev tidak akan pernah ikut campur dalam politik negara lain, termasuk AS.
 
Prystaiko mengonfirmasi bahwa Trump dan Zelenskiy memang sempat berbicara via telepon pada Juli lalu, namun percakapan berlangsung hangat tanpa tekanan.
 
"Saya tahu isi dari percakapan mereka, dan saya rasa tidak ada tekanan apapun. Percakapan berlangsung cukup lama, hangat dan menyinggung sejumlah isu yang terkadang membutuhkan jawaban serius," ungkap Prystaiko, dilansir dari Press TV, Minggu 22 September 2019.
 
Sementara itu, Biden meminta agar Trump segera diselidiki atas skandal percakapan tersebut. Ia juga meminta agar otoritas hukum AS mendesak Trump untuk mengeluarkan transkrip percakapannya dengan Zelenskiy.
 
"Trump telah melanggar segala norma dasar dari seorang presiden," kata Biden, dalam sebuah acara di Des Moines, Iowa.
 
"Anda semua seharusnya bertanya kepada dia (Trump), mengapa dia berbicara dan mengintimidasi seorang pemimpin asing, jika kejadian sebenarnya memang seperti itu," lanjutnya kepada para awak media.
 
Biden mengatakan jika semua laporan mengenai Trump dan Zelenskiy terbukti benar, maka ia menilai bahwa sang presiden "memang bersedia menyalahgunakan kekuasaannya" hanya demi kepentingan politik.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif