PM Spanyol Pedro Sanchez dalam sebuah acara di Madrid, 2 April 2019. (Foto: AFP/PIERRE-PHILIPPE MARCOU)
PM Spanyol Pedro Sanchez dalam sebuah acara di Madrid, 2 April 2019. (Foto: AFP/PIERRE-PHILIPPE MARCOU)

PM Spanyol Tegaskan Catalonia Tidak Akan Merdeka

Internasional politik spanyol referendum catalonia
Willy Haryono • 08 April 2019 15:10
Zaragoza: Tidak akan ada kemerdekaan untuk Catalonia, begitu juga dengan referendum apapun jika kubu sosialis kembali berkuasa. Demikian ditegaskan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez kepada para pendukungnya.
 
"Tidak tetaplah tidak," tegas Sanchez dalam pertemuan Partai Sosialis di Zaragoza, menjelang pemilihan umum legislatif pada 28 April mendatang.
 
"Jika nanti terbentuk pemerintahan sosialis, tidak akan ada kemerdekaan di Catalonia, tidak akan ada referendum kemerdekaan, dan konstitusi Spanyol di Catalonia juga tidak akan terganggu," sambung dia, dikutip dari laman AFP, Senin 8 April 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pidato Sanchez disampaikan usai pemimpin sosialis di Catalonia, Miquel Iceta, melontarkan pendapatnya mengenai referendum kemerdekaan dalam wawancara di sebuah surat kabar pada akhir Maret.
 
"Jika ada referendum (lagi), maka 65 persen warga Catalonia menginginkan kemerdekaan. Demokrasi harus dapat mencari mekanisme agar keinginan itu terwujud," kata Iceta dalam wawancara tersebut.
 
Iceta menarik perkataan tersebut selang beberapa waktu, yang memicu kritik keras dari kubu oposisi sayap kanan Partai Rakyat. Penarikan ucapan juga memunculkan spekulasi bahwa PM Sanchez sedang mempersiapkan sebuah kesepakatan dengan separatis Catalonia.
 
Sementara itu, 12 petinggi Catalonia sedang menjalani proses pengadilan di Madrid atas referendum kemerdekaan yang digelar pada 1 Oktober 2017. Referendum kala itu berakhir dengan kemenangan kubu "Iya," dan Catalonia pun sempat mendeklarasikan kemerdekaan meski hanya berumur singkat karena dihalangi pemerintah pusat Spanyol.
 
Banyak simpatisan separatis berpendapat bahwa 12 tokoh Catalonia itu ditahan atas alasan politik. Mereka ragu 12 tokoh tersebut akan menjalani proses pengadilan yang adil dan terbuka.
 
Maret lalu, ribuan orang berunjuk rasa di jalanan Madrid dalam mengecam penahanan 12 tokoh separatis Catalonia. Saat itu merupakan demonstrasi besar pertama oleh separatis Catalonia di Madrid sejak 2012.
 
Referendum Catalonia dua tahun lalu telah memicu krisis politik terbesar dan terdalam di Spanyol sejak negara tersebut menjalani transisi menuju demokrasi pada era 1970-an setelah kematian diktator Francisco Franco.
 
Baca:Ribuan Separatis Catalonia Berunjuk Rasa di Madrid
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif