Dilansir AFP, Selasa (20/12/2016), polisi menutup lokasi penembakan serta memblokir jalan dan mengamankan jalan menuju sejumlah pusat kegiatan umat Muslim seperti di Eisgasse dan Jenewa.
Sejumlah masjid di Swiss, termasuk satu di dekat Zurich dan yang utama di Jenewa, akhir-akhir ini dituduh sebagai pendukung radikalisasi, terutama jemaat mudanya. Swiss dengan negara berpenduduk sekitar delapan juta orang memiliki sekitar 450.000 penduduk Muslim.
Sekitar sore hari, seorang pria tak dikenal memasuki Islamic Centre di mana sejumlah jamaah berkumpul. Tiba-tiba ia mulai menembak dengan brutal menyebabkan tiga orang terluka.
"Tiga orang terluka serius. Tersangka kemudian melarikan diri ke masjid arah Central Station," ungkap juru bicara kepolisian Zurich.
Digambarkan si penembak berusia sekitar 30 tahun dengan memakai pakaian berwarna gelap dan topi wol berwarna gelap pula.
"Kepolisian segera meluncurkan pencarian utama bagi pelaku yang belum teridentifikasi ini," lanjutnya.
Sementara, korban terluka telah mendapatkan perawatan intensif dari rumah sakit terdekat lokasi kejadian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News