Masjid di Gavle, Swedia. (Foto: Wikimedia Commons)
Masjid di Gavle, Swedia. (Foto: Wikimedia Commons)

Diduga Ekstremis, Swedia Deportasi Imam Asal Irak

Internasional swedia
Sonya Michaella • 13 Juni 2019 17:27
Stockholm: Swedia akan mendeportasi imam asal Irak dari sebuah masjid di Gavle, anaknya, serta satu orang lainnya. Mereka dicurigai terlibat dalam kelompok ekstremisme.
 
Akhir April lalu, Imam Abu Raad bersama putranya ditangkap Kepolisian Swedia. Sementara satu orang lain merupakan imam dari kota di utara Swedia, Umea.
 
Dilansir dari Independent, Kamis, 13 Juni 2019, Abu Raad yang memiliki nama asli Riyad Abdulkarim Jassim ternyata telah diburu polisi Swedia selama beberapa tahun terakhir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selama penyelidikan, Abu Raad terbukti mengunggah ucapan selamat ketika kelompok militan ISIS menduduki Mosul pada 2014 silam.
 
Abu Raad dan keluarganya meninggalkan Irak pada 1991 menuju Arab Saudi. Ia dan putranya baru memperoleh izin tinggal di Swedia pada tahun 1998, namun gagal memperoleh kewarganegaraan Swedia.
 
Hukum di Swedia mengizinkan deportasi orang yang dianggap mengancam terhadap keamanan nasional atau dicurigai dapat melakukan tindakan terkait terorisme, atau mendukung tindakan terorisme.
 
Mereka dapat mengajukan banding. Jika banding dikabulkan, mereka tidak akan dideportasi tetapi akan berada dalam pengawasan yang sangat ketat dari kepolisian.

 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif