Pasukan AS yang tersisa melakukan tugas di Suriah. Foto: AFP
Pasukan AS yang tersisa melakukan tugas di Suriah. Foto: AFP

Empat Personel Tentara AS Luka-Luka Akibat Serangan di Suriah

Fajar Nugraha • 08 April 2022 10:05
Washington: Pejabat Amerika Serikat (AS) pada Kamis, 7 April 2022 melaporkan empat tentara AS menderita luka ringan usai serangan mengenai sebuah pangkalan di timur Suriah. Pemantau perang dan sumber setempat menyebut serangan itu dilakukan kelompok bersenjata yang didukung Iran.
 
Dua putaran "tembakan tidak langsung" menghantam bangunan pendukung di Green Village.
 
Dalam pernyataannya, koalisi yang dipimpin AS menyampaikan “Anggota kami tengah menjalani pemeriksaan untuk luka-luka ringan dan kemungkinan cedera otak traumatik. Penyelidikan pun sedang berlangsung,” ujar koailisi pimpinan AS, seperti dikutip The Globe and Mail, Jumat 8 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pasukan AS dikerahkan ke Suriah dalam misi melawan ISIS, bekerja sama dengan kelompok pimpinan Kurdi yang disebut Pasukan Demokratik Suriah (SDF),” imbuh pernyataan itu. 
 
Kelompok bersenjata yang didukung Iran telah menduduki Suriah dalam pertempuran pada pihak Presiden Bashar al-Assad selama perang 11 tahun.
 
Sumber setempat mengatakan sejumlah roket ditembakkan oleh sekelompok yang didukung Iran. Dua di antaranya mendarat di area ladang minyak al-Omar, di mana pasukan AS ditempatkan di provinsi Deir al-Zor, dekat perbatasan Irak.
 
Roket-roket tersebut diluncurkan dari sisi barat Sungai Efrat. Kelompok bersenjata diketahui memiliki kedudukan di sana.
 
Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (HAM) mengatakan roket ditembakkan di atas tengah malam dari kawasan di mana kelompok bersenjata tersebut mempunyai pengaruh kuat.
 
Observatorium berbasis di Inggris yang melaporkan perang di Suriah berdasarkan sumber dari semua sisi konflik itu menyebutkan pasukan pimpinan AS membalas tembakan. Dikenal dengan singkatan SOHR, Observatorium juga menyampaikan adanya ledakan yang terdengar di daerah itu sebelum Kamis siang.
 
Pasukan AS dikenai serangan roket di daerah yang sama tahun lalu, sebagai balasan atas serangan udara AS terhadap kelompok yang bersekutu dengan Iran itu di Suriah dan Irak.
 
Milisi yang didukung Iran terpusat di sisi barat Efrat dalam provinsi Deir al-Zor, di mana kelompok mendapatkan pasokan perlengkapan dari Irak melalui penyeberangan perbatasan al-Bukamal. (Kaylina Ivani)
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif