Vaksin covid-19 buatan Johnson & Johnson. (AFP)
Vaksin covid-19 buatan Johnson & Johnson. (AFP)

Populer Internasional: CDC Lanjutkan Penggunaan J&J hingga Kota Perth Lockdown

Internasional Australia Alexei Navalny Berita Terpopuler Hari Ini Berita Terpopuler Internasional Vaksin Johnson & Johnson
Willy Haryono • 24 April 2021 11:49
Washington: Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) beserta Badan Pengawas Obat dan Makanan merekomendasikan kelanjutan penggunaan vaksin Covid-19 buatan Johnson & Johnson. Kabar ini menjadi berita terpopuler di kanal internasional Medcom.id pada Sabtu, 24 April 2021.
 
Dua berita terpopuler lainnya adalah informasi terbaru seputar tokoh oposisi Alexei Navalny dan kebijakan baru di kota Perth, Australia.
 
Berikut selengkapnya:

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


1. CDC Rekomendasikan Diakhirinya Penangguhan Vaksin J&J
 
CDC dan FDA mengatakan bahwa penangguhan yang telah diberlakukan sejak 13 April sebaiknya diakhiri. Kedua agensi mengatakan bahwa vaksin Johnson & Johnson aman dan efektif dalam mencegah Covid-19.
 
Kedua agensi juga mengatakan bahwa risiko pembekuan darah dari vaksin tersebut sangat rendah, namun kajian mengenai kekhawatiran tersebut terus dilanjutkan.
 
Ada berapa kasus pembekuan darah di AS yang sempat memicu penangguhan vaksin Johnson & Johnson? Cek selengkapnya di sini.
 
2. Kritikus Putin Alexei Navalny Segera Akhiri Aksi Mogok Makan
 
Navalny mengaku akan segera mengakhiri aksi mogok makan. Pernyataan disampaikan usai kritikus keras Presiden Rusia Vladimir Putin itu mendapat perawatan medis dan juga peringatan dari dokter mengenai bahaya mogok makan.
 
Melalui sebuah pesan di Instagram, Navalny mengaku akan tetap meminta kunjungan dokter untuk menangani masalah di kaki dan lengannya. Selama ini, Navalny berhenti makan dalam memprotes otoritas penjara yang dinilai tidak peduli terhadap kesehatannya.
 
Apa alasan kuat lainnya yang membuat Navalny memutuskan mengakhiri mogok makan? Cek selengkapnya di sini.
 
3. Perth Memulai Lockdown usai Kemunculan Kasus Covid-19
 
Kota Perth dan wilayah Peel di Australia resmi memulai penguncian (lockdown) pada Sabtu ini. Lockdown diterapkan terkait seorang pria dari Victoria yang dinyatakan positif Covid-19 usai meninggalkan hotel karantina di kota Perth di hari isolasi ke-14.
 
Covid-19 menular dari pria tersebut ke individu lainnya, dan ada beberapa lokasi yang dikhawatirkan menjadi penyebaran virus tersebut, termasuk sebuah penerbangan maskapai Qantas menuju Melbourne.
 
Berapa lama lockdown diberlakukan di Perth? Cek selengkapnya di sini.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif