Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden memberikan keterangan mengenai kemenangannya. AFP
Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden memberikan keterangan mengenai kemenangannya. AFP

Joe Biden Menang di Georgia, Pimpin Suara Hingga 306

Internasional amerika serikat joe biden donald trump Pilpres AS 2020 Kamala Harris
Surya Perkasa • 14 November 2020 07:45
Georgia: Presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joseph R Biden Jr mengalahkan Presiden AS petahana Donald Trump di Georgia. Di saat bersamaan, Trump memenangkan penghitungan di North Carolina.
 
Hasil muncul setelah dua negara bagian terakhir itu dikeluarkan pada Jumat 13 November 2020. Lebih dari satu minggu setelah Hari Pemilihan 3 November lalu.
 
Total electoral college vote yang berhasil diraih Biden sekarang mencapai 306, sedangkan Trump meraih 232. Biden menjadi presiden terpilih ketika dia memenangkan 20 electoral vote di Pennsylvania pada Sabtu, melewati batas 270 suara yang disyaratkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kemenangan Biden di Georgia -negara bagian Republik yang pernah andal yang politiknya telah bergeser ke kiri,- berarti ia membalikkan lima negara bagian yang dimenangkan Trump pada 2016,” sebut The New York Times, Sabtu, 14 November 2020.
 
Sebanyak empat dari lima negara bagian lain yang pernah dimenangkan Trump ialah Arizona, Michigan, Pennsylvania, dan Wisconsin. "Trump tidak mengubah keadaan apa pun yang dimenangkan Hillary Clinton pada 2016,” tambah laporan tersebut.
 
Secara keseluruhan, Joe Biden memenangkan 25 negara bagian dan District of Columbia yang berisi 57 persen populasi AS. Sementara itu, Trump memenangkan 25 negara bagian lainnya.
 
Dengan lebih dari 78 juta suara secara nasional, Biden juga mengalahkan Trump dalam pemilihan populer. Selisih perolehan suara lebih dari 5,3 juta.
 
Margin Biden di Georgia saat ini mencapai lebih dari 14.000 suara, atau 0,3 poin persentase. Adapun margin Trump di North Carolina lebih dari 73.000 suara, atau 1,3 poin persentase.
 
Lonjakan Biden di Georgia diraih berkat dominasinya di Atlanta, Savannah, dan pinggiran kota yang semakin ramah dengan keberadaan Partai Demokrat. Kondisi itu mengubah tabulasi awal minggu lalu yang dipimpin Trump, menjadi salah satu kontes tersengit Pemilu AS 2020.
 
Trump memacu jumlah pemilih di pedesaan bagian barat daya negara bagian yang berbatasan dengan Alabama dan Florida Panhandle hingga pinggiran luar kota yang didominasi kulit putih dan kota-kota kecil, yang hampir mencapai rekor. Dia juga meraup suara di barat laut Appalachian hingga Tennessee.
 
Biden didukung oleh jumlah pemilih yang tinggi di antara pemilih kulit hitam di Atlanta. Dia juga membalikkan suara dari beberapa pemilih kulit putih di kabupaten pinggiran kota yang mengelilingi kota.
 
Brad Raffensperger, sekretaris wilayah yang mengawasi pemilihan Georgia, mendapat kecaman minggu ini dari sesama Republikan ketika kampanye Trump dan Partai Republik Georgia menuntut penghitungan ulang. Namun, pejabat negara mengatakan tidak mungkin mengubah hasil.
 
Drama pemilihan Georgia masih jauh dari selesai. Kedua pemilihan senat negara bagian akan menuju putaran kedua Januari yang akan menentukan apakah Partai Republik mempertahankan kendali atas senat.
 
Di North Carolina, pemilih kulit hitam memecahkan rekor pemungutan suara awal menjelang Hari Pemilihan. Namun, terlepas dari dorongan Demokrat untuk memotivasi para pemilih kulit hitam dan latin, Trump yang mengunjungi North Carolina enam kali menjelang akhir kampanye efektif memotivasi basis kulit putih, pemilih kelas pekerja, dan pedesaan.
 
Trump mengalahkan Clinton di North Carolina pada 2016 dengan kurang dari empat poin persentase. Tetapi, negara bagian tersebut telah menjadi 'basis merah' selama beberapa dekade. Satu-satunya Demokrat yang menang di negara bagian tersebut ialah Barack Obama pada 2008.
 
Kemenangan Biden di Georgia amat dramatis. Demokrat terakhir kali menang di negara bagian ini pada 1992. Trump mengalahkan Clinton di Georgia pada 2016 dengan lima poin persentase. Selisih yang jauh lebih kecil daripada yang dinikmati oleh Partai Republik dalam pemilihan presiden sebelumnya.
 
(SUR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif