Harald yang telah memerintah selama 32 tahun itu, menderita sejumlah maslaha kesehatan dalam beberapa tahun terakhir. Ia bahkan menggunakan kruk untuk bergerak.
"Yang Mulia Raja sakit dan dirawat di rumah sakit nasional di Oslo," kata istana dalam sebuah pernyataan, dilansir dari AFP, Senin, 8 Mei 2023.
"Dia memiliki infeksi yang mengharuskannya dirawat. Karena itu, ia akan tinggal di rumah sakit selama beberapa hari," lanjut mereka.
Meski demikian, kata istana, kondisinya saat ini stabil.
Harald dibawa ke rumah sakit karena infeksi pada Agustus dan Desember lalu, dan juga karena covid dan masalah pernapasan. Raja menjalani operasi pada tahun 2003 untuk kanker kandung kemih dan menjalani operasi pada 2005 untuk masalah katup jantung.
Baca juga: Film Indonesia Pukau Publik Norwegia di Festival Film Fra Sor 2022
Ia menolak turun takhta dan bahkan ikut serta dalam Kejuaraan Berlayar Dunia pada Juli 2022.
Pada hari Sabtu, putranya Putra Mahkota Haakon dan Putri Mahkota Mette-Marit mewakili keluarga kerajaan Norwegia pada penobatan Raja Charles III dan Ratu Camilla di London.
Masih harus dilihat apakah Harald akan dapat mengambil bagian dalam kunjungan kenegaraan Presiden Italia Sergio Mattarella ke Norwegia pada Kamis dan Jumat.
"Selain hari ini, tidak ada perubahan pada programnya, setidaknya untuk saat ini," kata juru bicara istana Sven Gjeruldsen.
Raja telah dijadwalkan untuk mengambil bagian dalam upacara pada hari ini, untuk memperingati pembebasan Norwegia dan Eropa dari Nazi Jerman pada 8 Mei 1945.
Pangeran Haakon akan menggantikannya.
Harald adalah cucu Haakon VII, bupati Norwegia pertama setelah negara itu merdeka dari Swedia pada 1905, dan memerintah sejak Januari 1991.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Medcom.id
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News