Konflik Armenia-Azerbaijan. Foto: AFP.
Konflik Armenia-Azerbaijan. Foto: AFP.

600 Orang Tewas dalam Perang Armenia dan Azerbaijan

Internasional konflik armenia-azerbaijan
Marcheilla Ariesta • 14 Oktober 2020 18:34
Stepenakert: Korban tewas akibat konflik Armenia dan Azerbaijan di Nagorno Karabakh mencapai 600 jiwa. Para pejabat melaporkan mayoritas yang tewas adalah militer.
 
Kematian terus bertambah padahal gencatan senjata diumumkan pada akhir pekan lalu.
 
Pejabat militer Nagorno-Karabakh mengatakan lebih dari 16 prjurit mereka tewas dalam pertempuran. Ini menambah total mereka yang tewas di antara anggota militer menjadi 532 orang sejak 27 September lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Azerbaijan belum mengungkap kerugian militernya. Kemungkinan jumlah korban tewas secara keseluruhan dinilai akan lebih tinggi dari 600 jiwa.
 
Otoritas Azerbaijan mengatakan 42 warga sipil tewas dalam lebih dari dua pekan. Ombudsman hak asasi manusia Nagornokh-Karabakh Artak Beglaryan melaporkan sedikitnya 31 warga sipil tewas di wilayah yang memisahkan diri itu.
 
"Ratusan orang terluka akibat konflik ini," kata dia, dilansir dari The Independent, Rabu, 14 Oktober 2020.
 
Pertempuran terbaru Armenia dan Azerbaijan meletus sejak 27 September. Bentrokan yang tak kunjung henti selama lebih dari dua pekan itu menandai eskalasi terbesar dari konflik yang telah terjadi puluhan tahun di Nagorno-Karabakh.
 
Internasional mengakui Nagorno-Karabakh milik Azerbaijan, namun mereka berada di bawah kendali pasukan etnis Armenia yang didukung militer sejak akhir perang separatis pada 1994.
 
Kedua belah pihak berulang kali menuding melakukan serangan di tengah seruan untuk mengakhiri permusuhan dari seluruh dunia.
 
Menteri luar negeri Armenia dan Azerbaijan telah menandatangani gencatan senjata pekan lalu. Gencatan senjata seharusnya berlaku sejak Sabtu pekan lalu dan ditengahi Rusia.
 
Namun, gencatan senjata dinilai warga tidak pernah terjadi. Lagi-lagi kedua negara menuding satu sama lain melakukan serangan yang melanggar perjanjian gencatan senjata.
 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif