Presiden Brasil Jair Bolsonaro dikritik karena dianggap membiarkan deforestasi hutan Amazon. Foto: AFP
Presiden Brasil Jair Bolsonaro dikritik karena dianggap membiarkan deforestasi hutan Amazon. Foto: AFP

Brasil Janji Tingkatkan Pengurangan Emisi Rumah Kaca Pada 2030

Internasional brasil COP26 KTT Perubahan Iklim PBB 2021 Emisi Gas Rumah Kaca
Medcom • 02 November 2021 19:06
Glasgow: Pemerintah Brasil, yang tengah mendapatkan berbagai kritik terkait kebijakan lingkungannya mengatakan, akan memangkas emisi gas rumah kaca hingga setengah yang ditetapkan pada 2005. Pemangkasan itu dijadwalkan terwujud pada 2030 mendatang. 
 
Janji yang disampaikan pada Senin, 1 November 2021 ini disebut meningkat dari sebelumnya, sebesar 43 persen.
 
Dilansir dari Channel News Asia, Selasa, 2 November 2021, mereka pun berjanji untuk menghilangkan deforestasi ilegal pada 2028, dua tahun lebih awal dari usaha sebelumnya. Meskipun, Brasil mencetak rekor penebangan pohon dalam beberapa tahun terakhir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kami menghadirkan tujuan iklim baru yang lebih ambisius,” kata Menteri Lingkungan Brasil, Joaquim Leite dalam pesan yang dikirimkan dari Brasil ke Glasgow, Skotlandia, tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), COP26.
 
Leite menyatakan, Brasil akan bertujuan untuk mencapai netralitas karbon pada 2050. Ia menambahkan, janji akan diresmikan pada COP26, yang akan dihadiri minggu depan.
 
Dalam rekaman yang juga diputar di Glasgow, Presiden Brasil, Jair Bolsonaro mengatakan, Brasil adalah bagian dari solusi untuk mengatasi tantangan global perubahan iklim. “Hasil yang dicapai negara kita hingga tahun 2020 menunjukkan bahwa kita bisa lebih ambisius lagi,” tutur Bolsonaro.
 
Bolsonaro disebut telah membuat serangkaian pengumuman dalam beberapa pekan terakhir sebagai upaya guna meningkatkan citranya di KTT. Sebelumnya, ia diketahui mendapat kritik, seusai mengurangi staf dan pendanaan badan perlindungan lingkungan.
 
Utusan Iklim Amerika Serikat (AS), John Kerry menyambut baik pengumuman pada Senin, dengan mengatakan dalam unggahan Twitter: “Ini menambah momentum penting bagi gerakan global untuk memerangi #ClimateCrisis. Berharap untuk bekerja sama!”
 
Jumat lalu, raksasa Amerika Selatan yang merupakan rumah bagi 60 persen hutan hujan Amazon ini mengatakan, akan menandatangani apa yang disebut “Kesepakatan Hutan” guna mengurangi deforestasi dan degradasi lahan.
 
Kelompok Lembaga Swadaya Masyarakat  (LSM) setempat, Climate Observatory (Observatório do Clima, OC) melaporkan, emisi karbon dioksida (CO2) Brasil tumbuh sebesar 9,5 persen pada 2020. Bahkan, saat output global turun tujuh persen dikarenakan pandemi covid-19 yang menghentikan transportasi dan produksi.
 
Observatorium pun mengatakan, hal ini menjadi tingkat tertinggi Brasil sejak 2006, dan akibat peningkatan deforestasi, terutama di Amazon.
 
Sejak Bolsonaro menjabat pada Januari 2019, Hutan Amazon Brasil dilaporkan telah kehilangan sekitar 10 ribu kilometer persegi tutupan pohon setiap tahun. Kondisi itu naik dari sekitar 6.500 kilometer persegi per tahun pada dekade sebelumnya. (Nadia Ayu Soraya)
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif