Paket tersebut dapat diumumkan paling cepat pada Jumat, 9 Desember 2022. (Foto: medcom.id)
Paket tersebut dapat diumumkan paling cepat pada Jumat, 9 Desember 2022. (Foto: medcom.id)

Ukraina dapat Bantuan Pertahanan Udara dari AS Senilai Rp4,2 T

Medcom • 09 Desember 2022 19:52
Washington: Pemerintah Amerika Serikat (AS) sedang bersiap untuk mengirim paket bantuan militer untuk Ukraina senilai USD275 juta (Rp4,2 triliun). Bantuan ini termasuk menawarkan kemampuan baru untuk mengalahkan drone dan memperkuat pertahanan udara. 
 
Menurut sebuah dokumen yang dilihat oleh Reuters pada hari Kamis, 8 Desember 2022. Paket tersebut dapat diumumkan paling cepat pada Jumat, 9 Desember 2022. Pentagon juga diperkirakan akan menyertakan roket untuk peluncur Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (Himars) buatan Lockheed Martin, amunisi 155mm, kendaraan militer Humvee, dan generator.
 

Bantuan sebesar USD275 juta itu akan ditanggung oleh Presidential Drawdown Authority (PDA), yang memungkinkan AS untuk mentransfer dana dan layanan pertahanan dari stok dengan cepat tanpa persetujuan kongres dalam menanggapi keadaan darurat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Seorang pejabat senior Pentagon pada November 2022 mengatakan bahwa lonjakan serangan rudal Rusia di Ukraina sebagian dirancang untuk menghabiskan pasokan pertahanan udara Kyiv dan mencapai dominasi langit di atas Ukraina. Untuk melawan serangan tersebut, AS telah mengirimkan sistem Nasams anti-pesawat canggih ke Ukraina yang telah berjalan selama beberapa minggu. 
 
Washington sebelumnya mengumumkan akan mengirim empat sistem pertahanan udara jarak pendek Avenger yang menggunakan rudal Stinger, buatan Raytheon Technologies, dan rudal pencegat Hawk. Sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari 2022 yang disebut Moskow sebagai operasi militer khusus AS telah mengirimkan bantuan keamanan senilai sekitar USD19,1 miliar ke Kyiv. 
 
Anggota parlemen AS memberikan suara pada Kamis, 8 Desember 2022 untuk memberi Ukraina setidaknya USD800 juta atau sekitar Rp12,4 triliun bantuan keamanan tambahan pada tahun 2023.
 
(Mustafidhotul Ummah)
 
Baca: Putin Peringatkan Invasi di Ukraina Bisa Berlangsung Lama
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Medcom.id

 
(WAH)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif