Washington DC: Presiden AS Joe Biden menyatakan peran Negeri Paman Sam di perang Afghanistan resmi dihentikan pada Selasa, 31 Agustus 2021. Meski begitu, AS berkomitmen tetap melindungi hak asasi manusia (HAM) bagi warga Afghanistan.
Pidato Biden ini disampaikan setelah perginya rombongan terakhir tentara dan diplomat AS dari Kabul. Namun, diplomasi tetap dilakukan akan dengan Taliban secara virtual.
"Semua diplomat dipindah ke kantor AS untuk melakukan diplomasi dari Jarak jauh," ujar jurnalis VOA Nova Poerwadi melaporkan langsung dari Washington DC, Amerika Serikat, untuk program Metro Pagi Primetime di Metro TV, Rabu, 1 September 2021.
Berbagai tekanan diplomasi akan diberikan AS. Mengingat, AS satu-satunya jalur bagi Taliban untuk mendapat pengakuan dunia.
Langkah tersebut menjadi strategi AS untuk menjamin keselamatan warga Afghanistan yang ingin mengungsi ke luar. Apalagi pencari suaka dari Afghanistan masih terus bertambah hingga saat ini. (Mentari Pusphadini)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan