George Floyd tewas di tangah Derek Chauvin. Foto: AFP
George Floyd tewas di tangah Derek Chauvin. Foto: AFP

Eks-Polisi AS Pembunuh George Floyd Lolos dari Hukuman Mati

Internasional Amerika Serikat Kematian George Floyd Polisi AS Bunuh Warga
Medcom • 05 Mei 2022 18:06
Minnesota: Derek Chauvin, mantan polisi Amerika Serikat (AS) dari Minneapolis yang ditangkap atas pembunuhan terhadap George Floyd, diputuskan tidak mendapatkan hukuman mati setelah hakim menerima pengajuan bandingnya. Kematian George Floyd memicu unjuk rasa berbasis ras di Amerika Serikat (AS) 2020 lalu.
 
Hakim Pengadilan Distrik AS Paul Magnuson menyetujui pengajuan banding Chauvin dari Desember pada Rabu, 4 Mei 2022. Eks polisi itu akan dijatuhi hukuman penjara antara 20 hingga 25 tahun. Chauvin bisa saja dikenai penjara seumur hidup atau hukuman mati, meski kemungkinan ia tidak diberikan hukuman mati.
 
Magnuson belum menetapkan tanggal untuk menjatuhkan vonis bagi Chauvin, yang berlutut di atas leher Floyd selama lebih dari delapan menit. Pria yang bertugas 19 tahun di Departemen Kepolisian Minneapolis itu diadili atas pembunuhan dan divonis 22,5 tahun penjara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam pengadilan federal, Chauvin mengaku bersalah atas perampasan hak sipil di mana aparat melanggar hukum karena warna kulit. 
 
Ia mengajukan banding, sebelum persidangan, dengan syarat bahwa dia akan menjalani hukumannya di penjara federal, bukan penjara negara bagian. Chauvin memilih penjara federal meski itu berarti masa tahanan lebih lama, mengingat kurungan federal cenderung lebih sepi dan aman di AS.
 
Chauvin akan menjalani hukuman yang dijatuhi pengadilan negara bagian dan federal secara bersamaan. Ini berarti ia tidak akan mulai menjalani hukuman lagi setelah menyelesaikan hukuman satunya. 
 
Pria berusia 46 tahun itu bisa saja dibebaskan bersyarat di Minnesota setelah dipenjara kurang dari 15 tahun, jika menunjukkan perilaku baik. Keputusan banding yang diambilnya menyatakan dirinya akan dipenjara selama setidaknya 17 tahun.
 
Ben Crump, pengacara keluarga Floyd, meminta agar Chauvin dijatuhi hukuman maksimum dalam kasus terkait hak sipil federal ini. (Kaylina Ivani)
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif