NATO harap Finlandia dan Swedia bisa bergabung sebelum KTT Madrid pada Juni 2022. Foto: AFP
NATO harap Finlandia dan Swedia bisa bergabung sebelum KTT Madrid pada Juni 2022. Foto: AFP

NATO Berharap Finlandia dan Swedia Bergabung Sebelum KTT di Madrid

Internasional nato swedia Finlandia Perang Rusia-Ukraina
Marcheilla Ariesta • 12 Mei 2022 12:08
Brussels: NATO mengharapkan Finlandia dan Swedia untuk mendaftar bergabung dengan aliansi dalam beberapa hari mendatang. Setelah pendaftaran dilakukan, NATO akan segera memberikan keanggotaan,
 
Invasi Rusia ke Ukraina memaksa pemikiran ulang tentang keamanan Eropa. Selama satu tahun ratifikasi keanggotaan mereka, sekutu akan meningkatkan kehadiran pasukan di wilayah Nordik.
 
Pasukan-pasukan itu nantinya akan mengadakan lebih banyak latihan militer dan patroli angkatan laut di Laut Baltik dan mungkin merotasi pasukan AS dan Inggris melalui Finlandia dan Swedia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Finlandia dan Swedia tidak akan mendapat manfaat dari klausul pertahanan kolektif NATO, sampai parlemen dari 30 negara anggota meratifikasi keputusan tersebut. Klausul pertahanan kolektif NATO adalah kesepakatan bahwa serangan terhadap satu sekutu adalah serangan terhadap semua.
 
Di wilayah Nordik lainnya, Norwegia, Denmark, dan tiga negara Baltik sudah menjadi anggota NATO.
 
Presiden Sauli Niinisto dari Finlandia, akan mengumumkan pendiriannya pada hari ini, Kamis, 12 Mei 2022. Keputusannya dianggap sebagai konfirmasi resmi atas Helsinki untuk bergabung.
 
Sementara itu, Partai Sosial Demokrat yang berkuasa di Swedia diperkirakan akan memutuskan pada Minggu apakah akan membatalkan beberapa dekade oposisi terhadap keanggotaan NATO.  Parlemen Swedia mengadakan tinjauan paralel semua pihak tentang kebijakan keamanan yang akan dilaporkan pada Jumat.
 
“Ya dan ya, mereka akan mendaftar dan mereka akan diberikan keanggotaan,” kata seorang diplomat senior, yang berbicara dengan syarat anonim, dikutip dari Global News.
 
Rusia sangat tidak setuju dengan ketertarikan Finlandia dan Swedia bergabung NATO. Mereka melihat perluasan NATO sebagai ancaman langsung terhadap keamanannya sendiri.
 
Swedia baru-baru ini mencari jaminan Amerika Serikat (AS) bahwa Washington akan menopang keamanannya jika terjadi pembalasan Rusia.  Misi AS di NATO menolak berkomentar secara langsung.
 
"Kami yakin bahwa kami dapat menemukan cara untuk mengatasi masalah apa pun yang mungkin dimiliki kedua negara tentang periode waktu antara aplikasi keanggotaan NATO dan aksesi potensial mereka ke Aliansi," kata Jeff Adler, juru bicara Misi AS untuk NATO.
 
Para diplomat dan pejabat aliansi mengatakan tawaran keanggotaan oleh Swedia dan Finlandia pasti akan disetujui, baik pada atau sebelum pertemuan puncak NATO yang direncanakan di Madrid pada 28-30 Juni.
 
"Tidak ada timeline yang pasti. Kami tidak akan menunggu KTT Madrid jika dapat disetujui lebih cepat," kata seorang pejabat NATO.
 
Beberapa diplomat mengharapkan Finlandia dan Swedia untuk mengajukan keanggotaan beberapa minggu sebelum KTT Madrid agar memungkinkan persetujuan pertemuan tingkat tinggi itu. KTT rencananya akan dihadiri oleh semua pemimpin sekutu termasuk Presiden AS Joe Biden.
 
KTT tersebut akan penuh dengan simbolisme untuk NATO.  Pada pertemuan puncak sekutu di Madrid pada 1997, Hongaria, Polandia, dan Republik Ceko diundang untuk bergabung, dalam gelombang pertama dari beberapa gelombang ekspansi timur NATO.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif