Dua guru lakukan aksi heroik, berkorban nyawa demi lindungi muridnya di Texas./AFP
Dua guru lakukan aksi heroik, berkorban nyawa demi lindungi muridnya di Texas./AFP

Heroik! 2 Guru SD di Texas Korbankan Nyawa Demi Lindungi Murid

Marcheilla Ariesta • 25 Mei 2022 17:55
Texas: Eva Mireles dan Irma Gracia merelakan nyawanya untuk melindungi anak muridnya dari peluru pelaku penembakan di SD Uvalde, Texas, Amerika Serikat (AS). Keduanya termasuk dalam korban tewas akibat penembakan tersebut.
 
Korban tewas dalam penembakan tersebut berjumlah 21 orang, yang terdiri dari 19 anak-anak dan dua guru.
 
Kelas belajar mengajar hanya tinggal beberapa hari lagi sebelum akhir tahun ajaran. Namun, penembakan di Sekolah Dasar Robb di Uvalde, sebelah barat San Antonio membuat semuanya mencekam.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Eva Mireles merupakan pengajar kelas empat. Ia telah menjadi pendidik selama 17 tahun, berdasarkan profilnya di Robb Elementary.
 
"Mireles berusaha melindungi murid-muridnya dari pria bersenjata itu," kata salah seorang saksi mata kepada The New York Times, Rabu, 25 Mei 2022.
 
Baca juga: Tak Ada WNI Jadi Korban Penembakan di SD Texas
 
Lydia Martinez Delgado, bibi Mireles, mengatakan keponakannya adalah seorang pejalan kaki rajin yang bangga mengajar siswa dari warisan Latino.
 
Martinez Delgado mengatakan, sangat marah atas penembakan tersebut.
 
"Anak-anak ini tidak bersalah. Senapan seharusnya tidak mudah tersedia untuk semua orang. Ini adalah kampung halaman saya komunitas kecil kurang dari 20.000. Saya tidak pernah membayangkan ini akan terjadi terutama pada orang-orang terkasih," katanya.
 
Sementara itu, kematian Irma Garcia, rekan pengajar Mireles dikonfirmasi oleh putranya, Christian Garcia.
 
Insiden penembakan terjadi pada Selasa, 24 Mei 2022 sekitar pukul 11.32 waktu setempat. Pelaku dilaporkan ditembak mati oleh aparat keamanan setempat.
 
Gubernur Greg Abbott pada konferensi pers mengatakan, penyerang merupakan pemuda 18 tahun.
 
"Penyerang adalah seorang pria berusia 18 tahun, yang meninggalkan kendaraannya dan memasuki sekolah dengan pistol dan mungkin senapan," kata Abbott.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif