Vaksin Moderna disempurnakan untuk digunakan hadapi covid-19 varian Omicron. Foto: AFP
Vaksin Moderna disempurnakan untuk digunakan hadapi covid-19 varian Omicron. Foto: AFP

FDA Instruksikan Warga AS Disuntik Vaksin Booster Khusus untuk Omicron

Medcom • 01 September 2022 13:40
Washington: Food and Drug Administration (FDA) atau BPOM milik Amerika Serikat (AS) menginstruksikan melakukan vaksin booster yang sudah disempurnakan pada Rabu 31 Agustus 2022. Suntik booster ini ditujukan secara khusus untuk vaksin jenis Moderna dan Pfizer-BioNTech yang ditargetkan untuk virus korona jenis Omicron varian BA.4 dan BA.5 yang sedang merajalela. 
 
Kedua vaksin ini juga memiliki virus original dari vaksin-vaksin covid-19 sebelumnya. Tidak hanya itu, saat ini negara Amerika juga tengah mempersiapkan kampanye vaksin lainnya pada musim gugur yang akan datang.
 
FDA sendiri saat ini menginstruksikan wajib suntik vaksin jenis Moderna untuk mereka yang berusia 18 tahun ke atas. Sementara itu, vaksin jenis Pfizer akan diperuntukkan untuk mereka yang berusia 12 tahun ke atas dan setelah dua bulan dari vaksin pertama atau vaksin booster yang terbaru. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemerintah Amerika Serikat sudah mengamankan sebesar 105 juta dosis vaksin Pfizer terbaru dan 66 juta dosis vaksin bilaven jenis Moderna. Hal ini dilakukan untuk mencegah kemungkinan buruk yang akan mungkin terjadi disebabkan oleh kembali masuknya sekolah serta orang-orang yang akan banyak menghabiskan waktu di luar karena cuaca mulai dingin.
 
Vaksin Pfizer sendiri diperkirakan sudah siap untuk dikirimkan karena sudah ada beberapa dosis vaksin yang sudah disiapkan. Pengiriman ini dapat mencapai sekitar 15 juta dosis per tanggal 9 September. 
 
FDA di bulan Juni sudah meminta para pembuat vaksin untuk menyesuaikan dua subvarian yang bertanggung jawab akan infeksi yang baru ini terjadi di seluruh dunia. Menurut laporan, subvarian BA.5 bertanggung jawab atas lebih dari 88 persen infeksi yang terjadi di Amerika Serikat. 
 
Pembuat vaksin sendiri belum menyelesaikan tes secara lengkap dari vaksin yang sudah diperbaharui kepada manusia. Meskipun begitu, FDA mengambil keputusan ini berdasarkan data dari vaksin original secara keamanan dan keefektifannya serta percobaan klinis yang diuji dari booster bivalen menggunakan subvarian Omicron BA.1.
 
“ Kita percaya diri. Hal ini dinilai dari bukti yang mendukung instruksi pembaharuan ini,” ujar pengamat senior vaksin secara resmi dari FDA Amerika Serikat, Dr Peter Marks, seperti dikutip The Straits Times, 1 September 2022.
 
Centers for Disease Control and Prevention (CDC) atau badan pengendalian dan pencegahan penyakit pusat Amerika Serikat bidang penasehat vaksin akan dijadwalkan untuk bertemu dengan Direktur Rochelle Walensky pada Kamis 1 September waktu setempat. 
 
Pertemuan ini dilakukan untuk mengajukan rekomendasi mengenai kegunaan dari vaksin yang sudah didesain ulang yang nantinya akan dinilai oleh Walensky sebelum membuat keputusan akhir. (Gabriella Carissa Maharani Prahyta)

 
(FJR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif