Michigan: Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghadapi hambatan baru dalam upaya membalikkan kekalahan di Michigan pada Jumat, saat sejumlah pejabat tinggi negara bagian tersebut mengaku tidak akan mengubah proyeksi kemenangan bagi Joe Biden. Dua legislator Michigan berjanji akan tetap mengikuti "proses normal" dalam memvalidasi hasil penghitungan suara.
Di hari yang sama, dikutip dari laman BBC pada Sabtu, 21 November 2020, Trump mendapat pukulan telak usai negara bagian Georgia mensertifikasi kemenangan Biden yang unggul tipis dari petahana.
Biden tetap diproyeksikan sebagai pemenang pemilu AS dan dijadwalkan dilantik sebagai presiden ke-46 Negeri Paman Sam pada 20 Januari.
Sementara itu, Trump masih tetap mengklaim kemenangan dalam sebuah pengumuman di Gedung Putih mengenai harga obat-obatan. "Oh ya, ngomong-ngomong, saya menang," ujar Trump singkat di sela pengumuman.
Dalam upaya membalikkan kekalahan, tim Trump berharap dapat meyakinkan beberapa negara bagian yang didominasi Partai Republik untuk mengabaikan hasil pemilu dan mendeklarasikan Trump sebagai pemenang.
Namun sejauh ini seluruh upaya kubu Trump dalam membalikkan keadaan belum berbuah hasil.
Seperti di Georgia, sejumlah pengamat menilai Trump juga kemungkinan tidak akan bisa membalikkan keadaan di Michigan dan Pennsylvania.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan