Cawapres AS Kamala Harris disebut Donald Trump sebagai monster. Foto: The New York Times
Cawapres AS Kamala Harris disebut Donald Trump sebagai monster. Foto: The New York Times

Trump Serang Harris, Menyebutnya sebagai ‘Monster’

Internasional joe biden donald trump Pilpres AS 2020 Kamala Harris Mike Pence
Fajar Nugraha • 09 Oktober 2020 14:47
Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mulai melontarkan hinaan kepada calon Wakil Presiden AS dari Partai Demokrat, Kamala Harris. Trump menyebut Harris sebagai ‘monster’ dan ‘komunis’.
 
Trump melontarkan komentar itu usai melihat debat antara Harris dengan wakilnya, Mike Pence dalam debat cawapres AS pada Rabu 7 Oktober 2020.
 
“‘Monster’ ini berada di atas panggung bersama Mike Pence, yang menghancurkannya,” ujar Trump, kepada PTI, merujuk pada debat cawapres AS.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Monster ini, katanya, 'tidak, tidak, tidak akan ada fracking (rekahan hidrolik dalam teknik stimulasi mengebor migas), tidak akan ada ini. Semua yang dia katakan adalah kebohongan,” tuduh Trump.
 
Baca: Kamala Harris Sebut Pemerintahan Trump Bohongi Rakyat Soal Covid-19.
 
Hinaan Trump terus berlangsung hingga menyebut Harris sebagai komunis. Menurut Trump, perempuan kulit hitam keturunan Asia Selatan itu tidak disukai dan tampil buruk saat debat melawan Mike Pence.
 
“Dia lebih buruk dari seorang sosialis, dia adalah seorang komunis. Dia ingin membuka perbatasan untuk memungkinkan para pembunuh serta pemerkosa masuk ke negara kita,” ucap Presiden ke-45 Amerika Serikat itu, seperti dikutip PTI, Jumat 9 Oktober 2020.
 
Kemudian presiden yang terinfeksi covid-19 itu mengalihkan serangan kepada lawannya pada Pemilu Presiden November mendatang, Joe Biden. Trump mengklaim bahwa Biden tidak akan bertahan sebagai presiden selama dua bulan.
 
“Kita akan memiliki (pemimpin) Komunis. Lihat, saya duduk di sebelah Joe (Biden) dan memandangnya. Joe tidak bertahan dua bulan sebagai presiden. Itu pendapat saya. Dia tidak akan bertahan selama dua bulan,” celoteh Trump.
 
Biden pun bereaksi terkait perkataan Trump. Menurutnya, yang keluar dari mulut Trump itu adalah "pernyataan tercela".
 
“Itu sangat jauh di bawah jabatan seorang presiden. Dan rakyat Amerika muak dan lelah karenanya. Mereka tahu siapa pria ini, itu harus dihentikan,” sebut Biden kepada Fox News.
 
Baca: Harris Paparkan Kegagalan Penanganan Covid-19 Pemerintah Trump.
 
Biden berkata Kamala Harris adalah salah satu orang terbaik yang dia temui. “Dia (Harris) sosok yang siap, pada hari pertama, menjadi Presiden Amerika Serikat,” ujar Biden.
 
“Dia memiliki lebih banyak integritas di jari kelingkingnya daripada kebanyakan orang di seluruh tubuhnya. Trump mengalami kesulitan besar dalam menghadapi wanita yang kuat,” tegas Biden.
 
Harris dengan keras mengkritik Trump dalam debat wakil presiden. Dia mengatakan bahwa pemerintahan Trump telah "kehilangan" hak untuk terpilih kembali karena tanggapannya terhadap pandemi virus korona. Calon dari Partai Demokrat itu juga mengatakan tidak akan mengambil vaksin virus korona yang didukung Trump.
 
Wakil Presiden Mike Pence, sementara itu, menuduh Harris merusak kepercayaan publik terhadap vaksin virus korona di masa depan melalui serangannya terhadap kredibilitas Trump.
 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif