Menlu Retno Marsudi lakukan pertemuan dengan Dubes AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield. Foto: Dok.Kemenlu
Menlu Retno Marsudi lakukan pertemuan dengan Dubes AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield. Foto: Dok.Kemenlu

Menlu Bahas Situasi Ukraina dengan Sekjen dan Dubes AS untuk PBB

Internasional ukraina rusia menlu retno lp marsudi Sekjen PBB Perang Rusia-Ukraina
Fajar Nugraha • 09 Mei 2022 13:02
New York: Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melakukan pertamuan Duta Besar Amerika Serikat untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Linda Thomas-Greenfield pada 6 Mei 2022 di New York. Menlu juga sempat melakukan pertemuan dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.
 
Isu G20, perang Rusia-Ukraina hingga Myanmar menjadi pembahasan. Dubes Thomas-Greenfield memuji presidensi G20 Indonesia, dan kedua pejabat membahas beragam isu yang menjadi perhatian bersama, termasuk dampak perang Rusia terhadap Ukraina.
 
“Perlunya tindakan bersama untuk mengatasi ketahanan pangan global dan pentingnya menjaga integritas institusi multilateral yang kita ikut bangun bersama,” ujar Dalton, seperti dikutip dari keterangan Kedubes AS, yang diterima Medcom.id, Senin 9 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Keduanya sepakat akan kebutuhan mendesak untuk mengimplementasikan Lima Poin Konsensus ASEAN terkait situasi di Myanmar, serta untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan secara tidak memihak kepada siapa saja di sana yang membutuhkan,” imbuhnya.
 
Dalton menambahkan, baik Menlu Retno dan Dubes Thomas-Greenfield sepakat untuk menegakkan hak-hak perempuan dan anak perempuan di Afghanistan. Juga agar Taliban mengizinkan anak perempuan di Afghanistan kembali ke sekolah menengah di seluruh negeri sesegera mungkin.
 
Selain Thomas-Greenfield, Menlu juga melakukan pertemuan dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres. Guterres turut menyuarakan dukungannya atas Presidensi Indonesia di G20.
 
Sekjen juga memberikan pandangan mengenai situasi terakhir di Ukraina. Menlu dan Sekjen Guterres pun menekankan solusi damai dengan negosiasi untuk mengatasi konflik Rusia-Ukraina.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif