Warga AS menggunakan masker untuk cegah penularan covid-19. Foto: AFP
Warga AS menggunakan masker untuk cegah penularan covid-19. Foto: AFP

Pemerintah AS Lawan Putusan Pencabutan Aturan Wajib Masker

Internasional Amerika Serikat covid-19 masker kesehatan
Medcom • 21 April 2022 11:55
Washington: Kementerian Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) pada Rabu, 20 April 2022 mengatakan, Pemerintah AS mengajukan banding terhadap putusan pengadilan pekan ini yang mencabut peraturan wajib masker di transportasi umum.
 
“Perintah yang mewajibkan pemakaian masker di koridor transportasi masih diperlukan untuk melindungi kesehatan masyarakat,” kata Anthony Coley, juru bicara Kementerian Kehakiman, mengacu pada laporan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).
 
“Kementerian telah mengajukan surat banding,” lanjutnya, dilansir dari Channel News Asia, Kamis, 21 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada Senin, 18 April 2022, seorang hakim federal mencabut kebijakan wajib masker, dengan menyatakan hal itu berada di luar otoritas hukum CDC.
 
Peraturan tersebut baru saja diperpanjang hingga 3 Mei mendatang oleh Kongres di Washington pekan lalu.
 
Walau masyarakat memiliki ‘keinginan kuat’ untuk melawan penyebaran covid-19, Hakim Distrik AS Kathryn Kimball Mizelle dari Florida mengatakan, kebijakan memakai masker berada di luar otoritas hukum CDC. Mizelle pun menyebut CDC gagal menjelaskan keputusan rekomendasinya secara memadai.
 
Sejumlah maskapai besar kemudian mencabut peraturan masker untuk penerbangan domestik dan beberapa rute internasional. Transportasi online Uber dan Lyft, serta layanan kereta Amtrak, juga mengumumkan langkah serupa.
 
Ketika covid-19 pertama kali hadir di AS tahun 2020, masker berkembang pesat sebagai isu politik dalam pandemi.
 
Kebijakan terkait masker di berbagai bagian negara pun cenderung tidak konsisten lantaran masing-masing pemerintah daerah menetapkan peraturannya sendiri. Namun, pemerintah federal sebelumnya selalu mempertahankan kebijakan penggunaan masker dalam pesawat, kereta, dan bus.
 
Hal tersebut berdampak pada staf transportasi umum, karena harus menghadapi para penumpang yang menolak memakai masker. Beberapa di antara penumpang bahkan tidak segan bertindak kasar.
 
Badan Penerbangan Federal (FAA) telah menerima 744 laporan insiden terkait masker sepanjang tahun ini.
 
Pengajuan banding oleh pemerintah berpotensi menimbulkan masalah lebih lanjut setelah peraturan itu dicopot, dan memicu ketegangan pelaku perjalanan jika kembali diberlakukan.
 
Melalui sebuah pernyataan, CDC terus menyarankan agar masyarakat mengenakan masker di seluruh transportasi dalam ruangan.
 
“Sebagaimana kami sampaikan sebelumnya, menggunakan masker membawa manfaat terbesar di tempat ramai atau memiliki ventilasi buruk, seperti koridor transportasi,” kata CDC.
 
Badan kesehatan nasional AS itu menyebut pihaknya akan terus melihat situasi untuk dapat memutuskan apakah persyaratan semacam itu akan tetap diperlukan.
 
AS kini kembali mengalami lonjakan kasus harian covid-19, yang didominasi dengan BA.2, subvarian Omicron. (Kaylina Ivani)
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif