Beragam budaya Indonesia dipentaskan dalam Indonesian Night 2022: The Origins. Foto: KJRI San Francisco.
Beragam budaya Indonesia dipentaskan dalam Indonesian Night 2022: The Origins. Foto: KJRI San Francisco.

Pertunjukkan Asal-usul Danau Toba Memukau Penonton Indonesian Night 2022 di Oregon

Marcheilla Ariesta • 22 Februari 2022 06:36
San Francisco: Persatuan Mahasiswa Indonesia-Amerika Serikat (Permias) Oregon State University mengadakan Indonesian Night 2022: The Origins. Kegiatan ini mempertunjukkan seni dan budaya Tanah Air yang ditampilkan mahasiswa, warga dan diaspora Indonesia.
 
"Mari kita jaga spirit persatuan kebhinekaan Indonesia dengan toleransi, solidaritas, dan persaudaraan yang menopang persatuan Indonesia selama ini," pesan Konsul Jenderal RI di San Francisco, Prasetyo Hadi, dalam sambutan pembukaannya, dikutip dari pernyataan KJRI San Francisco, Senin, 21 Februari 2022.
 
Sesuai tema kegiatannya, 'The Origins', acara diisi dengan drama yang menceritakan asal-usul Danau Toba di Sumatra Utara dan Danau Sentani Papua. Kedua drama tersebut diselingi berbagai pertunjukan tarian, gamelan, dan musik band, serta suguhan sejumlah makanan Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Berbagai kreativitas yang menampilkan kegiatan seni Indonesia di luar negeri perlu terus didorong untuk semakin mempromosikan budaya Indonesia di luar negeri," tutur Prasetyo.
 
Pertunjukkan Asal-usul Danau Toba Memukau Penonton <i>Indonesian Night 2022</i> di Oregon
Indonesian Night 2022: The Origins. Foto: KJRI San Francisco.
 

 
Ia menambahkan, promosi budaya dan kuliner Indonesia merupakan bagian dari diplomasi budaya yang ditingkatkan pemerintah. Menurutnya, peran masyarakat dan diaspora Indonesia sangat penting.
 
"Diharapkan, hal ini dapat menjadi peluang untuk meningkatkan pemasaran dan penjualan produk pangan olahan serta rempah Indonesia di luar negeri," lanjut Prasetyo.
 
Ia mengatakan, gastrodiplomasi merupakan bagian dari upaya meningkatkan branding Indonesia, khususnya di bidang makanan dan kekayaan rempahnya.
 
Acara tersebut digelar dengan protokol kesehatan ketat. Ratusan peserta yang hadir dari berbagai kalangan, seperti pelajar asing, masyarakat diaspora dan mahasiswa Indonesia di kampus yang berbeda.
 
Kegiatan ditutup dengan gerakan flash mob Papua yang kompak dan meriah guna menambah kecintaan dan mengobati kerinduan mahasiswa Indonesia di luar negeri.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif