Sekjen PBB Antonio Guterres. (AFP)
Sekjen PBB Antonio Guterres. (AFP)

Sekjen PBB Antonio Guterres Siap Lanjut ke Periode Kedua

Internasional pbb dk pbb Sekjen PBB
Willy Haryono • 12 Januari 2021 14:01
New York: Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres secara resmi mendeklarasikan niatannya untuk melanjutkan kepemimpinannya selama lima tahun lagi di periode kedua. Guterres, yang masa jabatannya saat ini akan berakhir pada 31 Desember 2021, menyampaikan keinginannya dalam sebuah surat yang dikirim ke Presiden Majelis Umum PBB Volkan Bozkir.
 
"Merupakan kehormatan bagi saya untuk melanjutkan pengabdian di organisasi ini dalam mengejar tujuan-tujuannya yang mulia," tulis Guterres, dikutip dari laman Global News pada Selasa, 12 Januari 2021.
 
Mantan Perdana Menteri Portugal dan kepala agensi pengungsian PBB itu terpilih sebagai sekretasi jenderal menggantikan Ban Ki-moon pada Oktober 2016. Guterres mengalahkan belasan kandidat lain, dan memulai jabatannya pada 1 Januari 2017.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya siap melanjutkan kepemimpinan ke periode kedua sebagai sekretaris jenderal PBB, jika itu memang keinginan dari negara-negara anggota," ungkap Guterres dalam surat yang dikirim ke Bozkir.
 
Sejumlah diplomat mengatakan Guterres menunggu hasil pemilihan umum Amerika Serikat sebelum mendeklarasikan niatnya. Ia disebut-sebut tak berencana maju ke periode kedua jika Presiden AS Donald Trump menang dalam pemilu AS.
 
Namun ada beberapa diplomat lain yang berkata sebaliknya, bahwa Guterres tetap ingin melanjutkan kepemimpinan dan tidak bisa menelantarkan PBB begitu saja selagi Trump masih berkuasa.
 
Baca:  Sekjen PBB Peringatkan ’Nasionalisme Vaksin’ Persulit Negara Miskin
 
Trump menarik AS dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), perjanjian iklim Paris 2015 yang didukung PBB, dan Organisasi Kebudayaan, Sains, dan Pendidikan PBB. Ia juga berhenti menyalurkan bantuan AS untuk dana populasi PBB dan agensi PBB untuk pengungsian Palestina.
 
Biden mengatakan AS akan segera kembali bergabung dengan WHO dan perjanjian Paris begitu dirinya resmi menjadi presiden.
 
Surat yang dikirim Guterres ke Bozkir merupakan respons dari permohonan langsung dari Presiden Majelis Umum PBB. Menurut keterangan juru bicara Guterres Stephane Dujarric, Bozkir sempat bertanya kepada sekjen PBB mengenai niatannya terkait mandat kedua.
 
Menurut Dujarric, Guterres memikirkan perihal periode kedua bersama keluarganya. "Saya rasa tidak ada pemilu di negara manapun yang berdampak pada keputusannya," sebut Dujarric.
 
Majelis Umum PBB memilih Sekjen PBB berdasarkan rekomendasi dari 15 anggota Dewan Keamanan PBB.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif