Ilustrasi gempa. Foto: Medcom.id.
Ilustrasi gempa. Foto: Medcom.id.

Belum Ada Laporan WNI Terkena Dampak Gempa Alaska

Internasional Amerika Serikat Gempa Bumi wni perlindungan wni gempa alaska
Marcheilla Ariesta • 29 Juli 2021 22:37
Jakarta: Alaska diguncang gempa berkekuatan 8,2 magnitudo pada Rabu, 28 Juli 2021 dan sempat berpotensi tsunami meskipun saat ini sudah dicabut. Belum ada laporan mengenai WNI terkena dampak dari gempa ini.
 
"Saat ini, KJRI San Francisco masih berkoordinasi dengan otoritas setempat dan simpul masyarakat di Alaska mengenai WNI terdampak," ucap Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI dan BHI) Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha, Kamis, 29 Juli 2021.
 
Judha menuturkan, saat ini tercatat 61 WNI berada di Alaska.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Gempa berkekuatan 8,2 magnitudo melanda di lepas pantai Alaska, Amerika Serikat (AS) pada Rabu 28 Juli 2021. Menurut Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa itu memicu peringatan tsunami.
 
“Gempa yang sangat kuat itu terletak sekitar 91 kilometer timur tenggara Perryville, Alaska,” ujar peringatan USGS.
 
“Gempa terjadi sekitar pukul 22:15 Rabu malam waktu setempat,” kata USGS.
 
Baca juga: Peringatan Tsunami Akibat Gempa Alaska Dicabut
 
Diketahui pusat kedalaman gempa berada pada 46,7 kilometer dan dianggap dangkal. Gempa bumi dangkal memiliki kedalaman antara 0 dan 70 km.
 
Saat ini, Pusat Peringatan Tsunami Nasional Amerika Serikat (NTWC) sudah mencabut peringatan tsunami. Tidak ada laporan mengenai korban terluka atau kerusakan properti. Beberapa warga di pesisir Alaska dievakuasi setelah gempa.
 
"Mungkin ada beberapa kerusakan kecil di beberapa tempat (di Alaska), namun tsunami yang signifikan dan kerusakan parah seperti itu tidak ada," seru Koordinator NTWC, Dave Snider.
 
Pusat Peringatan Tsunami Pasifik (PTWC) membatalkan peringatan yang dikeluarkan untuk Hawaii dan wilayah Pasifik AS di Guam. Sementara itu, stasiun penyiaran NHK mengatakan, tidak ada risiko bagi Jepang.
 
Pihak berwenang Selandia Baru juga mengatakan mereka tidak melihat adanya gelombang parah akibat gempa tersebut. Menurut USGS, gempa tersebut diikuti lebih dari 25 gempa susulan dan dua gempa lain berkekuatan 6,0 magnitudo.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif