Lampu merah putih di jembatan Puente de la Mujer, Buenos Aires. Foto: Dok. KBRI Buenos Aires.
Lampu merah putih di jembatan Puente de la Mujer, Buenos Aires. Foto: Dok. KBRI Buenos Aires.

Gemerlap Lampu Merah Putih di Ikon Buenos Aires Meriahkan HUT ke-76 RI di Argentina

Marcheilla Ariesta • 19 Agustus 2021 13:40
Buenos Aires: Rangkaian acara HUT ke-76 RI di Argentina dimeriahkan dengan gemerlap lampu merah putih di dua ikon Buenos Aires, yakni Puente de la Mujer dan Usina del Arte. Gemerlap lampu ini dipersembahkan Pemerintah Buenos Aires sebagai penghormatan pada perayaan kemerdekaan RI.
 
Masyarakat Indonesia memanfaatkan kesempatan langka ini dengan datang dan menyaksikan keindahan gemerlap merah putih di Puente de la Mujer. Mereka mengenakan batik dan berjalan santai di sepanjang jembatan untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat Argentina.
 
Secara spontan, mereka berdansa poco-poco. Masyarakat sekitar pun ramai-ramai mengeluarkan ponsel dan mengabadikan momen tersebut. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Menarik sekali melihat orang Indonesia memakai baju khas mereka dan berdansa," ujar Paulo, salah satu dari mereka yang menyaksikan, dikutip dari pernyataan KBRI Buenos Aires, Kamis, 19 Agustus 2021.
 
Pada pagi harinya, KBRI Buenos Aires menggelar upacara peringatan HUT RI secara terbatas karena masih dalam situasi pandemi. Bertempat di Wisma Duta, Upacara HUT RI diikuti masyarakat yang terdiri dari keluarga besar KBRI, diaspora, dan sahabat Indonesia. 
 
Pembacaan teks proklamasi dan pengibaran bendera merah putih yang menjadi pokok upacara, diikuti secara khidmat oleh para peserta. Bertindak selaku pembina, Dubes RI Buenos Aires, Niniek Kun Naryatie.
 
Baca juga: KBRI Buenos Aires Bentuk Dewan Bisnis Argentina-Indonesia
 
Kendati digelar presensial, masyarakat Indonesia di luar kota Buenos Aires, Paraguay, Uruguay, tetap dapat menyaksikan upacara, karena upacara disiarkan langsung melalui media sosial KBRI.
 
Lomba 17-an juga digelar di Wisma Duta, antara lain makan kerupuk, makan donat, dan rebut kursi. 
 
Salsabila Aurelia, pemenang pertama lomba unjuk bakat, mengirimkan karya berupa puisi tiga bahasa - Indonesia, Inggris, Spanyol. Ia bercerita mengenai perjuangannya mengikuti orang tuanya bertugas di luar negeri, tetapi menyadari ternyata Indonesia yang selalu menjadi rumah untuknya. 
 
Ia berharap puisi yang ia tulis dapat memberikan inspirasi kepada diaspora Indonesia yang berada jauh dari tanah air, serta putra-putri diplomat yang seringkali diajak ikut orang tuanya bertugas.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif