Polisi menembakkan gas air mata ke arah pengunjuk rasa di Cetinje, Montenegro, 5 September 2021. (AFP/SAVO PRELEVIC)
Polisi menembakkan gas air mata ke arah pengunjuk rasa di Cetinje, Montenegro, 5 September 2021. (AFP/SAVO PRELEVIC)

Demo Menentang Pemimpin Baru Gereja Ortodoks Montenegro Berujung Ricuh

Willy Haryono • 06 September 2021 10:43
Cetinje: Aksi unjuk rasa menentang pelantikan pemimpin baru Gereja Ortodoks Serbia di Montenegro berujung ricuh, Minggu, 5 September 2021. Polisi menahan 14 pedemo, dan sekitar 50 orang dikabarkan terluka dalam bentrokan.
 
Uskup Joanikije tiba dalam acara pelantikan dengan menggunakan helikopter di bawah perlindungan polisi yang menembakkan gas air mata ke arah demonstran. Satu hari sebelumnya, pengunjuk rasa memblokade ruas jalan raya menuju Cetinje, kota tempat berdirinya Gereja Ortodoks Serbia (SPC). 
 
Keputusan menjadikan Uskup Joanikije sebagai pemimpin SPC telah memicu ketegangan etnis di Montenegro, sebuah negara kecil di wilayah Balkan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Montenegro memisahkan diri dari Serbia pada 2006, namun sepertiga dari total populasi 620 ribu mengidentifikasi diri mereka sebagai warga Serbia. Sebagian warga Serbia juga menentang pemisahan diri Montenegro.
 
Kristen ortodoks merupakan agama dominan di Montenegro. Sebagian pihak menuduh SPC hanya hadir untuk membela kepentingan Serbia, bukan Montenegro.
 
Pemerintahan Montenegro yang mulai aktif di akhir 2020 juga dituduh sejumlah pihak terlalu dekat dengan SPC.
 
Berdasarkan serangkaian gambar dari SPC, Uskup Joanikije dan Patriark Porfirije diturunkan dari helikopter di halaman gereja dan terlihat bergegas masuk ke dalam ruangan.
 
Selama seremoni, Uskup Joanikije berjanji akan mengupayakan "rekonsiliasi persaudaraan" di Montenegro. Ia menilai perpecahan yang terjadi di tengah masyarakat Montenegro saat ini dipicu secara sengaja oleh pihak-pihak tertentu.
 
Tidak semua menentang pelantikan Uskup Joanikije. Di Podgorica, ibu kota dari Montenegro, ratusan penganut kristen ortodoks berkumpul di luar sebuah gereja dalam merayakan pelantikan pemimpin baru SPC.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif