Militer Kolombia dihadapkan pada perlawanan pemberontak. Foto: AFP
Militer Kolombia dihadapkan pada perlawanan pemberontak. Foto: AFP

Bentrokan Kelompok Pemberontak Kolombia Kembali Pecah, 10 Orang Tewas

Fajar Nugraha • 12 Januari 2023 14:09
Bogota: Setidaknya 10 orang diyakini tewas dalam pertempuran baru-baru ini antara kelompok pemberontak bersenjata di Kolombia dekat perbatasan Venezuela. Angka tersebut dipaparkan oleh kata Human Rights Watch, Rabu 11 Januari 2023.
 
"Informasi yang kami terima melaporkan sedikitnya 10 kematian di departemen Arauca akibat bentrokan antara ELN (Tentara Pembebasan Nasional) dan pembangkang FARC," tulis Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia, Juan Pappier, seorang peneliti dengan kelompok Human Rights Watch, di Twitter, seperti dikutip AFP, Kamis 12 Januari 2023.
 
Kantor ombudsman di Kolombia, tanpa menyebutkan jumlah korban jiwa, melaporkan "penemuan beberapa mayat pria yang tewas dalam pertempuran yang terjadi Senin dan Selasa”. Penemuan mayat itu tampak di kota kecil Puerto Rondo, di timur laut Kolombia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baik pemerintah maupun otoritas militer tidak bereaksi terhadap pengumuman tersebut.
 
Kelompok ELN di wilayah tersebut terlibat dalam konflik berdarah dengan pembangkang FARC. Padahal kedua kelompok telah menolak perjanjian perdamaian bersejarah pada 2016 dengan pemerintah serta gencatan senjata baru-baru ini yang diumumkan oleh pemerintah Presiden baru Gustavo Petro.
 
Petro, pemimpin sayap kiri pertama negara itu, telah mengumumkan pada Malam Tahun Baru bahwa gencatan senjata sementara telah dicapai dengan lima kelompok bersenjata terbesar di negara itu, termasuk ELN, dari 1 Januari hingga 30 Juni.
 
Tetapi ELN beberapa hari kemudian mengatakan tidak menyetujui tindakan seperti itu. Sikap ELN memaksa pemerintah untuk menarik kembali deklarasi utamanya, pembalikan yang mengurangi harapan untuk mengakhiri kekerasan selama beberapa dekade yang terus berlanjut meskipun ada perjanjian damai 2016 dengan FARC.
 
Pemberontak dan pengedar narkoba bertempur di daerah terpencil di negara Amerika Selatan saat mereka berusaha memperluas wilayah mereka dan mengendalikan perdagangan kokain.
 
Pada Januari 2022 ELN dan pemberontak lainnya terlibat pertempuran sengit di Arauca, menyebabkan 50 orang tewas. Pembicaraan damai antara ELN dan pemerintah akan dilanjutkan akhir bulan ini di Mexico City, Meksiko.
 

 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Medcom.id

 
(FJR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif