Novelis The Satanic Verses, Salman Rushdie. (Kenzo TRIBOUILLARD / AFP)
Novelis The Satanic Verses, Salman Rushdie. (Kenzo TRIBOUILLARD / AFP)

Kronologi Penikaman Salman Rushdie, Novelis 'Ayat-ayat Setan'

Sri Yanti Nainggolan • 13 Agustus 2022 13:47
Jakarta: Sir Salman Rushdie, seorang penulis yang pernah menerima ancaman pembunuhan atas novel The Satanic Verses (Ayat-ayat Setan), ditikam di bagian leher dan perut oleh seorang pria. Saat itu, ia sedang mengisi sebuah acara di negara bagian New York, Amerika Serikat (AS).
 
Dikutip dari Sky News, Sabtu, 13 Agustus 2022, penulis Inggris kelahiran India itu diterbangkan ke rumah sakit, namun kondisi pastinya belum diketahui. Salman Rushdie dikabarkan masih menjalani operasi.
 

Kronologi Salman Rushdie ditikam

Peristiwa bermula saat Salman Rushdie hendak memberikan kuliah umum di Chautaqua Institution, New York, pada Jumat, 12 Agustus 2022. Tiba-tiba seorang pria naik ke atas panggung dan mulai menyerang pria berusia 75 tahun itu. 
 
Salman Rushdie pun terjatuh ke lantai usai diserang pelaku, yang kemudian dihentikan oleh beberapa peserta dan staf di atas panggung. Pelaku, diidentifikasi sebagai Hadi Matar dari Fairfiew, New Jersey, telah ditangkap aparat keamanan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kepolisian setempat mengaku belum dapat menentukan motif penyerangan pada Salman Rushdie, namun mereka meyakini pelaku bertindak seorang diri.
 
"Kami sangat ketakutan karena titik pertama (penikaman) adalah leher. Darah menyembur ke segala arah. Pelaku juga menusuk korban di bagian pundak, dan terus menikamnya selama beberapa kali," ucap seorang saksi mata bernama Pilar Pintagro kepada Sky News.
 
Kronologi Penikaman Salman Rushdie, Novelis Ayat-ayat Setan

The Satanis Verses (Ayat-ayat Setan) karya Salman Rushdie. Foto: BBC
 
Ia melanjutkan, orang-orang di bangku penonton kemudian berlarian ke arah panggung dan mencoba menghentikan pelaku. "Salman berusaha menjauh, tapi pelaku terus menikamnya," sambung dia.
 
Salman Rushdie sempat ditolong seorang pengunjung yang berprofesi sebagai dokter sebelum kedatangan layanan darurat. Moderator acara, Henry Reese, mengalami cedera di bagian kepala karena sempat diserang pelaku.
 

Salman Rushdie ditikam di bagian leher

Saksi mata lainnya, Julia Mineeva Braun, mengatakan bahwa Salman Rushdie diserang saat sedang diperkenalkan oleh moderator. 
 
"Tiba-tiba dari arah kiri ada seorang pria pendek, berpakaian serba hitam, dan ia berlari ke arah Pak Rushdie," ungkapnya.
 
"Semua terjadi begitu cepat. Kami pikir pelaku sedang memperbaiki mikrofon korban, tapi kami melihat ada pisau. Pelaku menikam korban di bagian leher," tutur Braun.
 
Baca: Novelis The Satanic Verses Salman Rushdie Ditikam di New York

Salman Rushdie, yang tinggal di New York City dan menjadi warga AS pada 2016, dijadwalkan berbicara kepada Henry Reese dari organisasi City of Asylym, seorang program residensi bagi penulis yang tinggal terasing di bawah ancaman persekusi.
 
Keduanya dijadwalkan mendiskusikan peran Amerika sebagai tempat suaka bagi penulis dan seniman lainnya yang menghadapi berbagai ancaman.
 
(SYN)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif